GaluhID – Telinga berdenging, atau dalam istilah medis disebut tinnitus, adalah kondisi di mana seseorang mendengar suara seperti dengingan, desisan, atau gemuruh tanpa adanya sumber suara eksternal. Jika yang berdenging hanya di telinga kiri, ini bisa menjadi tanda adanya gangguan lokal maupun sistemik.
Penyebab telinga kiri berdenging cukup beragam. Salah satu yang paling umum adalah paparan suara keras yang merusak sel-sel rambut halus di dalam koklea (organ pendengaran). Selain itu, penumpukan kotoran telinga (serumen) juga bisa menyebabkan tekanan dan mengganggu pendengaran sehingga memicu sensasi berdenging.
Baca Juga: Obat Batuk Pilek untuk Anak yang Ampuh di Apotek
Kondisi lain yang mungkin jadi penyebab adalah infeksi telinga, gangguan pada tulang telinga tengah, masalah pada saraf pendengaran, hingga tekanan darah tinggi. Dalam beberapa kasus, tinnitus bisa menjadi gejala dari gangguan kesehatan seperti vertigo, meniere’s disease, atau bahkan stres dan kecemasan.
Telinga berdenging juga bisa terjadi sementara, misalnya setelah berada di konser atau mendengar suara sangat keras. Namun, jika berlangsung terus-menerus atau semakin mengganggu, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter THT.
Menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kota Selatan (pafikotaselatan.org) Cara mengatasi tinnitus bergantung pada penyebabnya. Jika karena kotoran telinga, pembersihan oleh tenaga medis bisa mengurangi gejala. Bila berkaitan dengan stres, terapi relaksasi dan manajemen stres dapat membantu. Penggunaan alat bantu dengar juga bisa direkomendasikan untuk tinnitus kronis.
Kesimpulannya, telinga kiri berdenging bisa menjadi kondisi ringan atau pertanda gangguan yang lebih serius. Jangan sepelekan jika gejalanya menetap, makin sering, atau disertai gangguan lain seperti pusing dan gangguan pendengaran. (GaluhID)
