oleh

Trik Menciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan dan Berkualitas

 
 

Galuh.id – Dalam pembelajaran di kelas, guru memiliki tugas utama untuk mengantarkan peserta didik pada prestasi terbaik sesuai dengan potensinya. Ada sejumlah trik menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan berkualitas di kelas untuk para guru.Hal pertama yang perlu dipahami guru adalah bagaimana memahami dan mengembangkan karakteristik sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh peserta didik.

Untuk menciptkanan pembelajaran yang menyenangkan, pemahaman guru terhadap peserta didik secara individu sangat diperlukan dalam pembelajaran di kelas. Mengingat peserta didik adalah subjek yang akan dibelajarkan guru membutuhkan rangsangan motivasi agar dapat belajar dengan baik yang memiliki kepribadian tekun, bekerja keras, disiplin dan kreatif serta menyenangkan.

Tentunya pemahaman guru terhadap perkembangan peserta didik sangat penting sebagai bahan untuk mempertimbangkan bantuan yang tepat sesuai dengan tahap dan tugas-tugas perkembangan anak dan keragaman karakteristik individu.

Jika guru menemukan permasalahan di kelas dalam memahami tingkah laku peserta didik yang beragam, hendaknya guru memahami karakteristik individu peserta didik sebagai bagian dari karakteristik yang unik. Guru juga tidak bisa menyamakan karakteristik setiap individu satu sama lainnya.

Berikut ini adalah beberapa trik menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan berkualitas yang dapat dilakukan guru di kelas:

1.Pahami karakteristik perilaku dan kemampuan anak

Pahami karakteristik perilaku dan kemampuan anakpada tahap perkembangan usia sekolah, seperti mengetahui dan memiliki catatan peserta didik yang perkembangannya lambat, normal atau cepat.

Selain itu guru mengetahui peserta didik yang memiliki hambatan penguasaan keterampilan, kemampuan, perilaku sesuai dengan tugas-tugas perkembangannya dan faktor-faktor penyebabnya, serta bantuan yang harus diberikan kepada peserta didik.

2.Rancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan keragaman karakteristik peserta didik

Setelah memahami karakteristik perilaku dan kemampuan anak, selanjutnya guru memahami materi-materi yang tepat diberikan kepada peserta didik, termasuk memilih pendekatan, metode, teknik, dan media pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan peserta didik. Dengan demikian, guru merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan keragaman karakteristik peserta didik.

3. Pahami bahwa setiap individu berbeda satu dengan yang lain

Sangat penting bagi guru untuk memahami bahwa setiap individu berbeda satu dengan yang lain. Oleh karena itu tidak dapat diharapkan peserta didik akan memberikan reaksi yang sama kepada rangsangan lingkungan yang sama.

Misalnya peserta didik yang pemalu akan berbeda dengan peserta didik yang percaya diri dalam bereaksi. Selain itu guru tidak dapat mengharapkan hasil yang sama dari peserta didik dengan perkembangan usia yang sama dan tingkat kecerdasan yang sama.

Oleh karena itu, perlu adanya pendekatan individualitas dalam pembelajaran di samping pembelajaran secara klasikal atau kelompok.

4. Ciptakan iklim belajar-mengajar yang kondusif

Guru perlu menciptakan iklim belajar-mengajar yang kondusif bagi pertumbuhan pribadi peserta didik agar setiap individu dapat mengembangkan potensinya secara optimal. Bimbing peserta didik untuk menguasai berbagai keterampilan dan kemampuan sesuai dengan tugas dan tahap perkembangannya.

Laksanakan pembelajaran yang memfasilitasi peserta didik belajar bergaul, bekerja sama, dan nilai-nilai moral untuk mengembangkan kepribadiannya. Selain itu, jangan lupa beri peserta didik motivasi agar melakukan apa yang diharapkan dari mereka oleh kelompok sosial pada masa usia sekolah.

Sejumlah trik menciptakan suasana belajar di atas dapat dijalankan oleh guru untuk membuat pelajaran jadi lebih menyenangkan dan terutama lebih berkualitas untuk para peserta didik di kelas. (galuh.id/Yanyan)

Penulis: Yanyan Iskandar

Aktif mengajar di SD Negeri 3 Langkapsari. Pernah ditunjuk sebagai Instruktur Nasional Guru Pembelajar dan Instruktur Nasional Program Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB).

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA