UNIK Tasikmalaya Tanggapi Petisi Demokrasi Sejumlah Perguruan Tinggi

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Namun kata Maulana, penting untuk memastikan bahwa petisi berjalan dengan integritas.

“Dan tidak memanfaatkan untuk tujuan politik yang dapat mengurangi nilai serta tujuan dari petisi tersebut,” ujarnya, Sabtu (03/02/2024).

Lanjutnya, hindari pengaruh politik dan keuntungan bagi kepentingan tertentu harus pertimbangkan ulang. Tidak hanya kontennya, tapi juga saat petisi ini keluar.

“Mengapa tidak ajukan sejak awal kontestasi? Pertanyaan ini bisa menimbulkan dampak negatif, sehingga para akademisi perlu hati-hati ketika menyampaikan petisi ini,” katanya.

- Advertisement -

UNIK Tasikmalaya Sampaikan Petisi Demokrasi Tanpa Provokasi

Sampaikan petisi tanpa memprovokasi untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum. Demokrasi harus berjalan secara penuh tanpa meragukan legitimasi kepemimpinan nasional.

Demokrasi tidak boleh tanpa aturan, karena akan berdampak negatif terhadap kepercayaan dunia internasional, dan potensi gangguan pada perekonomian.

“Jangan biarkan petisi di salah artikan dengan cara yang tidak baik, terutama jika ada ajakan yang bersifat anarkis untuk menyebabkan kekacauan,” ungkapnya.

“Demokrasi kita perlu tetap berjalan dengan baik. Jika ada kekecewaan dalam demokrasi, mari kita perbaiki bersama-sama,” sambungnya.

- Advertisement -

Maulana menegaskan menolak pandangan-pandangan yang bersifat anarkis, dan tidak boleh menggunakan bahasa yang merugikan orang.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Muscab VI PAN Ciamis Perkuat Konsolidasi, DPW Dorong DPC Aktif Bangun Relawan

DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ciamis mengadakan Musyawarah Cabang VI untuk konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029. Ketua DPD, Drs. H. Komar Hermawan, menyatakan pentingnya kantor partai untuk meningkatkan kekompakan dan perolehan suara. Ketua Harian DPW, Ir. Herry Dermawan, menekankan perlunya ketua DPC aktif dan berani mencalonkan diri.

Artikel Terkait