Wali Kota Solo Ajak Suporter Nonton Derbi Mataram di Rumah

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Bertemunya dua wali kota di Yogyakarta karena Derbi Mataram sudah terkenal dengan gesekan antar supporter.

Sehingga, Gibran pun tidak mengundang orang nomor satu di Kota Yogyakarta tersebut untuk datang dan menonton langsung di Stadion Manahan.

Pertemuan tersebut menurut Gibran, hanya membicarakan keamanan saat pertandingan babak penyisihan Grup C Liga 2 berlangsung.

“Kami membicarakan masalah keamanan saja, untuk memastikan pemain aman, tidak ada supporter yang masuk ke stadion, tidak ada nobar,” jelasnya.

- Advertisement -

Pada pertemuan tersebut, Gibran dan Haryadi saling tukar jersey kesebelasan masing-masing tim yaitu Persis Solo dan PSIM Yogyakarta.

Kedua wali kota tersebut menyerahkan serta menerima langsung jersey, dan sekaligus untuk meredam ketegangan supporter jelang pertandingan.

Sebelumnya pernah terjadi pengalaman tidak mengenakan antara kedua belah pihak supporter pada kompetisi Liga 2 Tahun 2019.

Saat itu terjadi kerusuhan, saat Persis Solo berhasil mengalahkan PSIM dengan skor 3-2 di Stadion Mandalakrida, Yogyakarta.

- Advertisement -

Semoga pertandingan penyisihan Grup C di Stadion Manahan yang digelar tanpa penonton Selasa mendatang tidak mengulang kejadian buruk tahun lalu. (GaluhId/Ardiansyah)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait