Senin, 21 Juni 2021
Senin, 21 Juni 2021
BJB

Bantu Tenaga Medis Rawat Pasien, UNESA Luncurkan Robot KECE Anti Corona

spot_img

Bantu tenaga medis rawat pasien positif corona, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) membuat inovasi baru.

UNESA berhasil menciptakan robot dengan berbagai fungsi yang dapat membantu para tenaga medis dalam menangani pasien covid-19.

Robot KECE anti corona ini diluncurkan oleh UNESA pada bulan Juni 2020. Robot ini merupakan hasil karya dari tim gabungan mahasiswa, dosen serta alumni Fakultas Teknik UNESA.

Robot ini diberi nama robot KECE yang merupakan singkatan dari Kreatif, Energi, Cantik dan Elegan.

Fungsi Robot KECE Anti Corona

Robot KECE anti corona ini memiliki berbagai fungsi dan fitur yang dapat dimanfaatkan oleh tenaga medis. Seperti mengantar makanan dan obat, sterilisasi ruangan dengan disinfektan hingga komunikasi jarak jauh melalui sambungan video.

“Generasi pertama kemampuannya dapat mensterilisasi kemudian ada monitor dan TV yang kita siapkan,” ujar Nurhasan selaku Rektor UNESA, Jum’at (16/06/20). Dikutip dari laman metro tv.

Tak hanya itu, robot ini juga mampu mengangkut perawat dengan berat beban hingga 100 kilogram.

Nurhasan mengatakan, ultraviolet yang ada di dalam robot ini untuk membunuh berbagai macam virus termasuk corona. Kemampuan robot ini juga mampu untuk mengangkat dokter atau perawat yang sedang kelelahan.

Menekan Penyebaran Virus Corona

Robot ini dirancang untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang angkanya terus meningkat. Terutama di wilayah Jawa Timur.

Dengan robot ini, tenaga medis tidak perlu kontak langsung dengan pasien. Mengingat, tidak sedikit jumlah tenaga medis yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona dari pasien.

UNESA melihat medis sangat kelelahan untuk menangani pasien corona yang semakin banyak. Dengan membantu tim medis, tentunya pasien Corona akan bisa tertangani karena tim medis memiliki waktu yang lebih efisien.

Robot KECE ini dapat dikendalikan dari jarak jauh hingga radius 50 Meter menggunakan remot kontrol. Selain itu, komunikasi dengan radar dan radio untuk komunikasi manuver.

Baca Juga : Terima Kasih Tenaga Medis

Sedangkan, untuk komunikasi dengan pasien dilakukan secara online melalui pesan singkat ataupun video call.

Robot ini digerakkan motor listrik dengan daya sekitar 500 Watt dan 36 Volt serta baterai dengan daya tahan sekitar 2-3 jam.

Pembuatan Robot ini terbilang sangat mahal karena biaya produksinya saja sama dengan satu buah kendaraan bermotor. Biaya pembuatan untuk satu unit robot ini mencapai Rp. 75.000.000 sangat mahal tentunya.

Rencananya, robot KECE ini akan diserahkan kepada tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Jawa Timur. Selanjutnya, diserahkan ke rumah sakit untuk membantu para tenaga medis.

Robot KECE anti Corona karya UNESA merupakan salah satu dari sekian banyak andil mahasiswa dalam penanganan Covid-19. (GaluhID/Nurul)

 
 
Loading...

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
253PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan