Diare pada Ibu Hamil, Apa Risikonya?

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Galuh ID – Diare merupakan kondisi di mana seseorang mengalami buang air besar (BAB) dengan frekuensi lebih sering dari biasanya. Diare juga ditandai dengan tinja berbentuk cair. Pada ibu hamil, diare bisa menjadi kondisi yang mengkhawatirkan karena dapat memengaruhi kesehatan ibu maupun janin.

Penyebab diare pada ibu hamil cukup beragam, mulai dari perubahan hormon, sensitivitas terhadap makanan tertentu, hingga infeksi saluran cerna akibat virus, bakteri, atau parasit. Selain itu, konsumsi suplemen kehamilan atau antibiotik juga dapat mengganggu sistem pencernaan.

Meskipun sebagian besar kasus diare bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya, kondisi ini bisa menjadi serius jika tidak ditangani dengan baik. Diare yang berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, bahkan risiko persalinan prematur.

Baca Juga: Bintik Merah pada Kulit Disertai Gatal, Jangan Panik Begini Cara Mengobatinya!

- Advertisement -

Tanda-tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai meliputi mulut kering, jarang buang air kecil, pusing, serta lemah. Bila disertai demam tinggi, darah pada tinja, atau diare berlangsung lebih dari dua hari, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Waplau (pafiwaplau.org) menyebut, penanganan diare pada ibu hamil umumnya melibatkan istirahat yang cukup, menjaga asupan cairan untuk mencegah dehidrasi, serta mengonsumsi makanan yang mudah dicerna, seperti nasi, pisang, dan roti panggang. Hindari makanan pedas, berlemak, atau susu jika memicu gejala.

Penting juga untuk tidak sembarangan mengonsumsi obat antidiare tanpa anjuran dokter karena beberapa obat bisa berdampak buruk pada kehamilan.

Untuk mencegah diare, ibu hamil dianjurkan menjaga kebersihan makanan, mencuci tangan sebelum makan, dan memastikan air minum dalam kondisi bersih. (GaluhID)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Jazirah x CCE Hadir di Ciamis, Rest Area Karangkamulyan Didorong Jadi Kawasan Wisata Digital

Bank Indonesia KPw Tasikmalaya memberikan dukungan untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi digital di Kabupaten Ciamis melalui program Jazirah x CCE, dengan menyerahkan bantuan sarana seperti tablet dan printer di Rest Area Karangkamulyan. Dukungan ini bertujuan mempermudah transaksi non tunai dan meningkatkan pelayanan bagi pengelola tenant.

Artikel Terkait