DPRD Kota Banjar Minta Kasus Vandalisme di Sekolah Ditindak Tegas

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Sepengetahuan Cecep, kelompok-kelompok ini menyepakati bahwa mereka hadir untuk kebaikan bahkan hal ini ditengahi oleh pihak kepolisian.

Tentu tujuannya agar kegiatannya terkendali, namun kenyataannya terkadang kegiatan anggotanya tidak terkontrol.

“Selanjutnya pihak orang tua sebaiknya melarang anak-anak apalagi di bawah umur mengikuti kelompok-kelompok seperti ini,” tuturnya.

Tindakan Preventif Vandalisme, Polisi Kejar Pelaku

Cecep menuturkan, beberapa tahun ini Banjar terkendali bahkan sudah 15 tahun tidak ada aksi-aksi anarkis. Namun belakangan muncul kembali dan hal ini harus menjadi perhatian bersama.

- Advertisement -

Tindakan preventif pun kata Cecep, tentu harus lakukan oleh pemilik gedung, apalagi gedung pemerintah sistem keamanan harus buat.

Pendidikan orang tua (parenting) melalui komite-komite harus galakkan dan jadi program prioritas pemerintah.

“Analisa kami, anak-anak yang terlibat hal-hal demikian karena kurang perhatian atau tidak harmonis dalam keluarga bahkan broken home dengan banyak sebab,” kata Cecep.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Aksi Mahasiswa Ciamis Tuntut Evaluasi Program MBG, Ada Apa dengan Kebijakan Baru Pemerintah?

Ratusan mahasiswa dan masyarakat Ciamis menggelar unjuk rasa besar-besaran menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan DPRD Ciamis. Mereka menyoroti isu transparansi anggaran, efektifitas koperasi, dan distribusi BBM yang tidak tepat sasaran. Aksi ini bertujuan mengatasi ketimpangan ekonomi dan menolak represi terhadap aktivis.

Artikel Terkait