Dua Bobotoh Meninggal Dunia di Stadion, Pengamat: PSSI Harus Punya Regulasi Suporter

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Hal ini tidak boleh dianggap remeh atau disebut sebagai kecelakaan dalam dunia sepak bola.

Hal seperti ini harus ditangani serius oleh pihak-pihak terkait agar tidak kembali terulang di masa yang akan datang.

Akmal Marhali menyatakan panitia Persib vs Persebaya harus bertanggung jawab atas kejadian ini dan diberikan sanksi tegas dan berat.

Ia juga menganggap PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku panitia pelaksana tidak mampu menjalankan Standard Operating Procedure (SOP) dengan benar.

- Advertisement -

Akmal menilai PT LIB tidak melakukan antisipasi kemungkinan membludaknya jumlah penonton dan sosialisasi regulasi pasca Covid-19.

FIFA Security and Safety Stadium Regulation juga tidak dijalankan. Terlalu euforia sepak bola boleh pakai penonton dan melupakan aturan.

Ia juga menyoroti ada banyak flare berkeliaran di stadion pada saat laga Persib Bandung di stadion GBLA.

PSSI harus segera membuat regulasi suporter. Bisa menduplikasi Football Spectator Act (FAS) yang diberlakukan di Inggris pada 1989 untuk mencegah hooliganisme.

- Advertisement -

Dua Bobotoh meninggal dunia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebelum laga antara Persib VS Persebaya bergulir. (GaluhID/Putra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Ciamis Siapkan Evaluasi Gubernur

Pemerintah Kabupaten Ciamis dan DPRD menyepakati Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dalam Rapat Paripurna. Bupati Herdiat Sunarya menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal. Raperda akan dievaluasi oleh Gubernur sebelum ditetapkan.

Artikel Terkait