Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020
 
 

Dua Pengedar Sabu dan Obat Terlarang Diamankan Polres Ciamis

Ciamis, galuh.id – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Ciamis mengamankan dua orang tersangka pengedar sabu dan obat terlarang jenis tryhexiphenidyl.

Keduanya ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses pengembangan lebih lanjut pihak kepolisian.

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, mengatakan, penangkapan dilakukan pada Selasa, 20 Agustus 2019 lalu. Tersangka inisial OJ (39) Warga Panumbangan, Kabupaten Ciamis. Dia ditangkap petugas kepolisian di SPBU Cikoneng dengan barang bukti berupa sabu.

“Berdasarkan penyidikan awal, pelaku mengaku narkotika tersebut akan dikonsumsi sendiri,” tutur Bismo Ciamis saat konferensi pers di Mapolres Ciamis, Rabu (28/8/2019).

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas berupa, 6 bungkus plastik klip kecil berisi sabu-sabu seberat 2,58 gram, 1 kantong kain kecil warna kuning yang berisikan 1 alat hisap (bong) yang terbuat dari botol kecil, 1 kotak kecil warna pink yang berisikan 3 buah cangkong kaca dan 4 korek gas yang sudah dimodifikasi.

“Seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Ciamis guna proses lebih lanjut,” kata Bismo.

Atas perbuatannya, pelaku melanggar pasal 112 (1) dan pasal 127 (1) huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Pelaku diancam hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara,” ungkap Bismo.

Sementara pada waktu yang berbeda, Senin 12 Agustus 2019, Satnarkoba Polres Ciamis juga mengamankan satu orang tersangka berinisial NH (22), Warga Kampung Cimanggu, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya yang diduga mengedarkan obat jenis tryhexyphenidyl.

“Petugas melakukan penangkapan terhadap pelaku di Jalan Raya Parigi, Dusun Karang Simpang, Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran,” kata Bismo.

Dari saku celana tersangka ditemukan 110 butir obat jenis tryhexypenidyl dan uang hasil penjualan Rp 8 ribu.

“Menurut si pelaku, dia membeli obat tersebut dari sebuah toko obat di daerah Tangerang dengan harga 20.000 rupiah per satu strip isi 10 butir,” ungkap Bismo.

Atas perbuatannya, pelaku telah melanggar UU RI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. “Pelaku telah memenuhi unsur pasal 196 dan pasal 198 dengan ancaman pidana penjara 10 tahun dan denda paling banyak 1 Miliar Rupiah,” pungkas Bismo (galuh.id/Riyan)

Loading...

Artikel Terkait

Komunitas di Ciamis Selatan Peringati World Clean Up Day 2020 dengan Pilah dan Pungut Sampah

Berita Ciamis, galuh.id - Komunitas dan Organisasi di Kabupaten Ciamis turut ambil bagian dalam memperingati hari World Cleanup Day 2020. Mereka melakukan...

World Cleanup Day Ciamis, Warga Bersihkan Sungai Cipalih Saat Kemarau

Berita Ciamis, galuh.id - Kegiatan World Cleanup Day di Ciamis, Sabtu (19/9/2020) dalam masa pandemi COVID-19 tetap berlangsung meriah namun digelar secara...

Penabung Sampah Terbanyak di Ciamis Bakal Dapat Motor

Berita Ciamis, galuh.id - Pemkab Ciamis akan memberikan reward bagi penabung sampah dan bank sampah terbanyak. Hal ini sebagai bentuk keseriusan pemkab...

Temukan Kami

48,775FansSuka
191PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Video TikTok Guru Viral, Do’akan Murid Dicabut Nyawanya

Video TikTok Guru viral menjadi sorotan banyak warganet. Tidak heran lagi jika jaringan sosial dan platform asal Tiongkok tersebut akhir-akhir ini selalu...

Oppo Find X2 Pro Lamborghini, HP Mewah Berapa Harganya?

Oppo Find X2 Pro Lamborghini sudah resmi dirilis di negara asalnya yaitu China dan akan segera dipasarkan ke seluruh dunia. Seri lamborghini...

Film Peninsula: Tran to Busan 2, Kisah Zombie Korea yang Menegangkan

Film Peninsula merupakan sekuel kedua dari Train To Busan yang dirilis pada tahun 2016 silam. Train to Busan menjadi salah satu film...

Penjualan Daring Toyota, Peluang di Tengah Pandemi Covid-19

Penjualan Daring Toyota merupakan jalur pemasaran alternatif yang dilakukan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM). Hal ini dipicu pandemi Covid-19, sehingga strategi...

Penundaan Pencairan BLT BPJS Tahap 4, Ini Kata Menaker

Penundaan pencairan BLT BPJS tahap 4 diumumkan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). Lantaran masih ada proses yang harus ditempuh. Menteri...