Kamis, 9 Juli 2020
Kamis, 9 Juli 2020
 
 

Forum Umat Islam Kota Banjar Tolak RUU HIP

Berita Banjar, galuh.Id – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) dan masyarakat Banjar melakukan orasi di halaman Alun-alun Masjid Agung Kota Banjar, Sabtu (27/6/2020).

Mereka menuntut Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dicabut.

Terlihat emak-emak dengan lantang berorasi mendesak seluruh fraksi di DPR berhenti melakukan pembahasan RUU HIP. RUU tersebut dianggap bisa mengancam Pancasila yang sudah final.

“Kita menolak RUU yang mengganti Pancasila menjadi Ekasila,” kata orator Hj Yati Suryati, perwakilan Persistri Banjar.

“Kami mendesak pimpinan dan seluruh fraksi-fraksi di DPR menghentikan pembahasannya menjadi UU. Karena di dalamnya terdapat upaya penyerapan Pancasila yang sudah difinalkan menjadi trisila kemudian menjadi ekasila dan mengganti sila ke-1, itu akan berpotensi membangkitkan faham komunisme yang anti agama,” katanya.

Massa aksi terlihat geram dengan RUU HIP tersebut, karena dianggap akan menghidupkan kembali komunisme di Indonesia dan akan bahayanya komunisme bagi masa depan bangsa, sambil meneriakan takbir.

“Mengingat besarnya bahaya komunisme bagi masa depan bangsa yang akan menguat jika RUU HIP disyahkan, demi menjaga NKRI sebagai “baldatun thoyyibatun  wa rabbun ghafur”. Mari kita tunjukan bahwa umat Islam dan masyarakat kota Banjar bersatu menolak RUU HIP dan anti komunisme dengan kompak dan damai,” ungkapnya.

Pantauan Galuh ID, massa mulai berkumpul di halaman Alun-alun Masjid Agung Banjar sejak pukul 09.00 WIB.

Arus lalu lintas di depan Alun-alun kota Banjar terlihat normal. Petugas kepolisian tampak mengatur arus lalu lintas agar massa tidak menutup akses jalan raya.

Terlihat pula sebagian TNI dan kepolisian berjaga-jaga untuk mengamankan aksi dari hal-hal yang tidak diharapkan.

Sebagian besar pengunjuk rasa terlihat menggunakan masker. Sayangnya mereka tidak menerapkan pembatasan jarak fisik. Jarak antara pengunjuk rasa tidak sampai satu meter.

Namun, orator Forum Umat Islam selalu mengingatkan massa untuk mematuhi ketentuan protokol kesehatan selama aksi.

“Kasih jarak, jangan bergerombol. Biar tempatnya agak lapang,” katanya. (GaluhID/Riyan)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Di Tengah Pandemi Covid-19, Ini yang Dilakukan Pedagang Kupat Tahu Banjar

Berita Banjar, galuh.id - Di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) pedagang Kupat Tahu Banjar melakukan strategi lain untuk mempertahankan pendapatannya.

Bakti Sosial Brotherhood 1% MC Cegah Covid-19: Bagi-bagi APD di Tasikmalaya, Banjar dan Ciamis

Berita Jabar, galuh.id - Klub Motor yang tergabung dalam Bikers Brotherhood 1% MC (BB 1% MC) wilayah Tasikmalaya.

FPSH HAM Kota Banjar Bagikan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Berita Banjar, galuh.id - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia, FPSH HAM Kota Banjar menyelenggarakan kegiatan FPSH HAM Peduli Berbagi...

Temukan Kami

49,405FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Lainnya

Liga Persahabatan ‘Kawasen Football League U-14’ Segera Digelar Akhir Oktober 2019

Banjarsari, galuh.id - Liga sepakbola anak yang bertajuk Kawasen Football League U-14 akan segera digelar di empat Kecamatan Kabupaten Ciamis yaitu Banjarsari,...

Uji Coba PSGC Ciamis Lawan Cibeureum Fresh, Eks Pemain Persib U-19 Jadi Pengumpan Jitu

Stadion Galuh, galuh.id – Mantan pemain Persib U-19 menarik perhatian penonton saat pertandingan uji coba PSGC Ciamis melawan Cibeureum FC di Stadion...

Rumah Kakek yang Hidup Sebatang Kara di Banjarsari Ciamis Ambruk

Banjarsari, galuh.id - Diduga tidak kuat menahan terjangan hujan deras, dapur rumah kakek Daud (85) di blok Gunung Gadung RT 7 RW 3,...

Bejat! Seorang Pria di Tasikmalaya Tega Cabuli Anak Tirinya

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Nasib malang menimpa seorang anak perempuan di Kabupaten Tasikmalaya. Dia menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh ayah tirinya...

Warga Bolenglang-Panoongan Ciamis Tolak Pembangunan Tower, Ini Jaminan dari Perusahaan

Tower alat komunikasi yang akan dibangun di Lingkungan Bolenglang-Panoongan, Kelurahan Ciamis, Kabupaten Ciamis ditolak warga sekitar. Pasalnya pembangunan tower alat komunikasi tersebut tidak didahului...