Ganjar Pranowo Gagal Sapa Warga Kota Banjar, Ini Alasannya

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ia menyampaikan, saat mantan Gubernur Jawa Tengah itu berkunjung ke Ponpes Miftahul Huda Al Azhar, para ulama di sana berpesan kepada Ganjar terkait kemajuan perkembangan pesantren.

Para ulama berpesan, jika Ganjar Pranowo kelak jadi presiden, agar perhatikan pesantren dan perhatikan pendidikan islam.

Jadwal Padat, Ganjar Pranowo Gagal Sapa Warga Banjar

Saat ini kata Nana, memang sudah ada perhatian terhadap pesantren dan pendidikan islam, tapi para ulama ingin perhatian itu lebih tingkatkan lagi.

“Jadi intinya bersilaturahmi dan menyerap apa sih keinginan masyarakat selama ini. Apa yang sudah terlaksana dan apa yang belum terlaksana,” ucapnya.

- Advertisement -

Kemudian Nana juga menyampaikan pesan dari bakal calon presiden RI 2024 yang PDIP usung dan parpol pengusung lainnya.

“Pak Ganjar berpesan agar kami tetap menjalankan dan menjaga kondusifitas pemerintahan, supaya selalu hidup rukun dan tidak ada perpecahan. Damai memajukan Kota Banjar secara bersama-sama,” kata Nana.

Nana juga menerangkan terkait gagalnya rencana Ganjar Pranowo melakukan olahraga dan menyapa warga Kota Banjar itu karena jadwalnya yang padat.

“Jadwalnya kan di jatah per satu jam. Satu jam disini satu jam disana, sehingga waktunya tidak cukup dan tidak bisa terlaksana dengan sempurna,” jelasnya.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Tak Sekadar KB, Pengendalian Penduduk Jadi Strategi Membangun Ciamis yang Lebih Maju

Pembangunan daerah di Kabupaten Ciamis tak hanya bergantung pada ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada pengendalian penduduk. Menurut dr. Yoyo, pengendalian penduduk merupakan investasi jangka panjang yang mendukung kualitas hidup masyarakat. Edukasi serta perencanaan keluarga yang baik diyakini dapat melahirkan generasi unggul dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Artikel Terkait