Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020
 
 

Gerhana Matahari Cincin Hari Ini, Ini Wilayah di Indonesia yang Bisa Melihatnya

Hubungi Kami

Berita Nasional, galuh.id – Gerhana Matahari Cincin (GMC) akan terjadi pada hari ini, Minggu (21/6/2020) dan dapat dilihat oleh beberapa wilayah saja di Indonesia.

Fenomena alam tersebut terjadi ketika posisi matahari, bulan dan bumi tepat satu garis, sehingga sinar matahari tertutup oleh bulan.

Karena piringan bulan lebih kecil dari piringan matahari, ketika puncak gerhana dari bumi akan nampak matahari seperti dilingkari oleh cincin.

Piringan matahari yang lebih besar dari piringan bulan, matahari nampak seperti cincin yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang pinggirnya.

Kejadian itulah yang menjadikan gerhana tersebtu bernama gerhana matahari cincin, karena nampak seperti cincin pada saat terjadi puncak gerhana.

Untuk tahun ini, fenomena terjadi nampak berbeda dari tahun sebelumnya karena bertepatan dengan summer solstis, sehingga dinamakan cincin api Solstis.

Menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan), cincin api Solstis termasuk kejadian langka, terakhir terjadi pada 21 Juni 1648.

Kemudian cincin api Solstis diperkirakan akan terjadi kembali pada 21 Juni 2039, jadi fenomena tersebut termasuk langka terjadi.

Pada Tahun 2020 ini sesaat lagi sebanyak 432 kabupaten/kota yang berada pada 31 provinsi akan dapat menyaksikan fenomena langka tersebut.

Masyarakat yang akan melihat fenomena langka tersebut dilarang melihat langsung dengan menggunakan mata telanjang, harus menggunakan alat bantu.

Gerhana Matahari Cincin Tidak Dapat Dilihat Dari Seluruh Wilayah Indonesia

Sayang tidak seluruh daerah di Indonesia dapat menyaksikan fenomena langka tersebut, terdapat beberapa saja yang dapat menyaksikannya.

Menurut Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin di Sumatera bagian selatan, Jawa bagian barat dan tengah tidak dapat melihat gerhana.

“Di Indonesia hanya gerhana matahari sebagian, itu pun dengan kegelapan atau mangnitudo 50%,” jelas Thomas, Sabtu (20/6/2020).

Sehingga masyarakat Indonesia hanya melihat gerhana matahari sebagian, tidak dapat melihat gerhana secara utuh atau keseluruhan.

Di Indonesia daerah yang dapat melihat pertama kali yaitu di Sabang, Aceh mulai bisa melihat pada pukul 13.16 WIB.

Dan kota yang paling akhir menyaksikan yaitu Kepanjen Jawa Timur, waktunya sekitar pukul 15.19 WIB.

Untuk puncak gerhana di Indonesia akan terjadi atau teramati pada waktu yang berbeda, Kota Sabang Aceh puncaknya pukul 14.34 WIB.

Jadi Kota Sabang Aceh adalah daerah yang pertama kali melihat puncak gerhana dibandingkan dengan daerah lainnya.

Untuk kota yang paling akhir menyaksikan puncak gerhana matahari cincin, adalah Kota Agats, Papua pada pukul 17.37 WIT.

Pulau Jawa Hanya Sebagian Daerah yang Bisa Menyaksikan Gerhana

Masyarakat yang berada di Jawa Barat kecuali Indramayu tidak dapat melihat fenomena langka yang terjadi puluhan tahun tersebut.

Begitu juga dengan masyarakat Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta tidak dapat menyaksikan terjadinya gerhana matahari cincin.

Daerah lainnya yang tidak dapat menyaksikan gerhana tersebut, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan 10 kota di Jawa Tengah.

Daerah lainnya yang tidak dapat menyaksikan, 7 kota di Jawa Timur, 2 kota di Bengkulu dan 7 kota di Lampung.

Bahkan pusat penelitian Observatory Bosscha Bandung Jawa Barat tidak dapat melakukan penelitian meskipun terdapat alat yang memadai.

Menurut penelity Observatory Bosscha Yatny Yulianty, Bandung, Jakarta dan Yogyakarta tidak dapat melihat gerhana yang terjadi setiap puluhan tahun.

“Hal tersebut terjadi karena konvigurasi matahari, posisi bulan terhadap bumi yang akan menentukan bayangan bulan jatuh di bumi,” jelas Yatny.

Yatni menambahkan penyebabnya sebagian masyarakat di daerah tertentu tidak dapat menyaksikan gerhana matahari karena perputaran matahari, bulan dan bumi.

Maksudnya adalah, karena perputaran matahari, bulan dan bumi tersebut menurut Yatny pada setiap tahunnya mengalami perbedaan.

Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas 1 Juanda Surabaya, Teguh Tri Susanto menyampaikan hal lain.

Terkait dengan adanya 7 kabupaten/kota di Jawa Timur yang tidak dapat menyaksikan terjadinya gerhana tersebut Teguh menyampaikan alasannya.

“Yang mengakibatkan tidak terlihatnya oleh masyarakat beberapa daerah di Jawa Timur karena tertutup oleh awan,” jelas Teguh.

Teguh menegaskan matahari tidak pernah hilang, tidak nampaknya gerhana matahari cincin karena di Jawa Timur terjadi pertumbuhan awan. (GaluhID/Ardiansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Login apb.kemdikbud.go.id, Bantuan untuk Pelaku Budaya dari Kemendikbud

Login apb.kemdikbud.go.id guna mendapatkan bantuan senilai Rp 1 Juta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bulan November ini. Dalam...

Gaji Guru PPPK Setara dengan PNS, Berikut Ketentuannya

Gaji guru PPPK setara dengan PNS sudah menjadi ketentuan. Karena keduanya merupakan sama-sama pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Pemerintah...

BSU Kemendikbud Siap Cair, Lakukan Ini Untuk Aktivasi Rekening

BSU Kemendikbud siap cair ke rekening para penerima bantuan. Ada beberapa langkah yang harus terpenuhi agar dana bantuan bisa segera masuk kantong...

Temukan Kami

48,648FansSuka
214PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Login apb.kemdikbud.go.id, Bantuan untuk Pelaku Budaya dari Kemendikbud

Login apb.kemdikbud.go.id guna mendapatkan bantuan senilai Rp 1 Juta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bulan November ini. Dalam...

9 Pelaku Pencabulan Anak di Tasikmalaya Ditangkap Polisi, 1 Pelaku Kakek 6 Cucu

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Polisi menangkap 9 orang tersangka pelaku tindak pencabulan anak di Tasikmalaya tepatnya di Kecamatan Cibalong, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Gaji Guru PPPK Setara dengan PNS, Berikut Ketentuannya

Gaji guru PPPK setara dengan PNS sudah menjadi ketentuan. Karena keduanya merupakan sama-sama pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Pemerintah...

HP Poco M3 Kapan Rilis di Indonesia? Cek Dulu Harganya

HP Poco M3 sebagai produk penutup akhir tahun yang telah rilis secara global pada Selasa, 24 November 2020 secara online. perilisan melalui...

Diego Maradona Meninggal Dunia, Menimbulkan Kesedihan Mendalam Bagi Semua Orang

Diego Maradona Meninggal Dunia, Legenda sepakbola dari Argentina tersebut dikabarkan menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 25 November 2020 malam WIB.