GMB Tasikmalaya Bantu Pembangunan Sumur Bor di Pesantren

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena bantuan tersebut tidak langsung diterima oleh Pimpinan Ponpes Syafi’iyah Barokatul Huda, KH. Syahirin Albanani. “Kebetulan beliau sedang pergi keluar kota,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Pengurus GMB Bidang Akhwat, Ummi Emi, mengaku bahwa dalam waktu dekat akan mengadakan pelatihan penggunaan Hijab secara syariah bagi kaum akhwat.

“Insyalloh pelatihan dan sosialisasi penggunaan hijab secara syariah akan kita gaungkan, khususnya bagi para akhwat generasi muda,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Ummi Emi, pihaknya saat ini sering mengadakan kajian akhwat seperti kajian bagaimana caranya menjadi istri sholehah.

- Advertisement -

Ia berharap, para kaum muslimah tidak menyia-nyiakan waktu. Sebagai muslimah harus paham kewajiban sebagai istri. Menempatkan diri sebagai istri dan juga menempatkan diri sebagai ibu rumah tangga.

Karena menurutnya, tolak ukur dari kemajuan sebuah generasi itu dipegang oleh bagaimana mampu dan tidak mampunya istri mendidik anak dan mendampingi suami.

“Mudah-mudahan ibu-ibu yang paham seperti itu bisa membina keluarganya. Tempat wanita adalah di rumah dan betul-betul membaktikan diri kepada suami dan keluarga,” katanya. (GaluhID/Tony)

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Kisah Ayah Petugas Kebersihan Bawa SLBN Ciamis Juara II Nasional FLS3N Diksus 2026

Film pendek "Sampah Jadi Harapan" karya siswa SLBN Ciamis meraih Juara II Nasional pada Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional 2026. Mengisahkan seorang ayah petugas kebersihan dan anak penyandang disabilitas, film ini menyampaikan pesan tentang harapan, perjuangan, dan potensi anak berkebutuhan khusus, serta mengubah pandangan masyarakat.

Artikel Terkait