Hasil Sidang Komdis PSSI Terbaru, Ada 17 Kasus yang Terjadi di Liga 1 dan 2 2021

Baca Juga
- Advertisement -

Pemain PSIS Semarang, Sdr. Jandia Eka Putra

  • Nama kompetisi: BRI Liga 1
  • Pertandingan: PSIS Semarang vs PSM Makassar
  • Tanggal kejadian: 22 November 2021
  • Jenis pelanggaran: Pada babak kedua, menggunakan jersey tidak sesuai dengan nama identitasnya
  • Hukuman: Denda Rp. 10.000.000

Tim Borneo FC

  • Nama kompetisi: BRI Liga 1
  • Pertandingan: Borneo vs Persija Jakarta
  • Tanggal kejadian: 29 November 2021
  • Jenis pelanggaran: Salah satu pemain dan ofisial merusak fasilitas stadion (tempat hand sanitizer) depan ruang ganti
  • Hukuman: Denda Rp. 10.000.000

Tim Sriwijaya FC

  • Nama kompetisi: Liga 2
  • Pertandingan: Sriwijaya FC vs PSMS Medan
  • Tanggal kejadian: 30 November 2021
  • Jenis pelanggaran: Keterlambatan kick off babak kedua
  • Hukuman: Denda Rp. 30.000.000

Tim PSMS Medan

  • Nama kompetisi: Liga 2
  • Pertandingan: Sriwijaya FC vs PSMS Medan
  • Tanggal kejadian: 30 November 2021
  • Jenis pelanggaran: Keterlambatan kick off babak kedua
  • Hukuman: Denda Rp. 30.000.000

Tim Persis Solo

  • Nama kompetisi: Liga 2
  • Pertandingan: Hizbul Wathan vs Persis Solo
  • Tanggal kejadian: 23 November 2021
  • Jenis pelanggaran: Tingkah laku buruk tim, mendapatkan 5 kartu kuning
  • Hukuman: Denda Rp. 50.000.000

Tim Martapura Dewa United

  • Nama kompetisi: Liga 2
  • Pertandingan: PSKC vs Martapura Dewa United
  • Tanggal kejadian: 23 November 2021
  • Jenis pelanggaran: Tingkah laku buruk tim, mendapatkan 5 kartu kuning
  • Hukuman: Denda Rp. 50.000.000

Tim Sriwijaya FC

  • Nama kompetisi: Liga 2
  • Pertandingan: KS Tiga Naga vs Sriwijaya FC
  • Tanggal kejadian: 23 November 2021
  • Jenis pelanggaran: Tingkah laku buruk tim, mendapatkan 5 kartu kuning
  • Hukuman: Denda Rp. 50.000.000
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Sindangrasa Kalahkan Kota Besar, Bupati Herdiat Ungkap Kekuatan Gotong Royong Ciamis

Kabupaten Ciamis menunjukkan prestasi menggembirakan meski keterbatasan anggaran dan defisit fiskal. Bupati Herdiat Sunarya menekankan pentingnya gotong royong dan partisipasi masyarakat, terutama melalui koperasi. Keberhasilan Kelurahan Sindangrasa menjadi juara pertama dan keberhasilan dalam lomba kebersihan mencerminkan komitmen masyarakat menjaga lingkungan dengan efisiensi anggaran.

Artikel Terkait