Indikator Makro Jabar Melaju Pesat dalam 5 Tahun

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Pada 2020, LPE Jabar sempat -2,52. Namun itu hanya berlaku sementara.

Di masa kepemimpinannya, Ridwan Kamil dapat mengembalikan kurva negatif tersebut pada 2021, LPE menjadi 3,74. Setahun berselang, kembali on the track di angka 5,45.

Sementara itu akademisi kebijakan pembangunan Unikom Bandung, Ari Nurman menyoroti Jabar dari sisi IPM.

Menurut Ari, jika membandingkan dengan DKI Jakarta dan Jawa Tengah pada 2017, Jabar tertinggal jauh.

- Advertisement -

Walaupun anggaran Jabar mencapai ratusan triliun, namun ada sekitar 50 juta penduduk yang harus diurus.

Sedangkan DKI Jakarta jumlah penduduknya tidak lebih banyak dari Jabar.

Namun hal itu terlihat setelah 5 tahun berjalan. Indikator makro Jabar melaju pesat. Progres IPM Jabar daripada DKI dan Jawa Tengah melaju lebih cepat.

“Kalau dari sisi ngebut, Jabar yang paling ngebut. Untuk efisiensi anggaran, Jabar yang paling tinggi. Dari sisi inilah Jabar juara,” kata Ari. (GaluhID/Arul)

- Advertisement -

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Jazirah x CCE Hadir di Ciamis, Rest Area Karangkamulyan Didorong Jadi Kawasan Wisata Digital

Bank Indonesia KPw Tasikmalaya memberikan dukungan untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi digital di Kabupaten Ciamis melalui program Jazirah x CCE, dengan menyerahkan bantuan sarana seperti tablet dan printer di Rest Area Karangkamulyan. Dukungan ini bertujuan mempermudah transaksi non tunai dan meningkatkan pelayanan bagi pengelola tenant.

Artikel Terkait