Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020
 
 

Jawa Barat Menjadi Provinsi Terendah Tingkat Infeksi Covid-19 di Pulau Jawa

Berita Jabar, galuh.id – Jawa Barat kembali menorehkan prestasi menjadi provinsi terendah tingkat infeksi Covid-19 di Pulau Jawa, berdasarkan data dari WHO.

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehata Dunia (WHO), Jawa Barat tingkat infeksinya berada pada angka 6,6 %.

Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, angka tersebut yang berasal dari data WHO menjadikan Jawa Barat menjadi provinsi terendah.

“Meskipun jumlah penduduk Jawa Barat besar, namun tingkat infeksi Covid-19 kecil, berada pada urutan ke-28 dari 34 provinsi,” jelasnya,Senin (22/6/2020).

Kang Emil begitu sapaan akrab Gubernur Jawa Barat, menyampaikan pada jumpa pers di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung.

Kang Emil memberikan keterangan pers terkait dengan angka infeksi tersebut ,setelah menggelar rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat.

Tingkat Infeksi Covid-19 Jawa Barat Terendah Karena Kenaikan Reproduksi Terkendali

Pada kesempatan itu juga Kang Emil menyampaikan tentang angka reproduksi efektif (Rt) Covid-19 yang tetap konsisten di bawah 1.

Angka Rt Covid-19 di Jawa Barat tetap bertahan di bawah angka 1, meskipun pada kenyataannya terjadi naik turun atau fluktuatif.

Hal tersebut menurut Kang Emil berpengaruh pada ruang perawatan Covid-19 apda rumah sakit rujukan yang sudah ditentukan.

Menurut Kang Emil hanya 27,64 % ruang khusus perawatan pasien Covid-19 yang terisi pada rumah sakit rujukan.

Berarti terdapat sekitar 72,36 % ruang khusus perawatan Covid-19 yang masih tersedia pada rumah sakit rujukan.

Kang Emil bersyukur pada setiap minggu angka rata-rata reproduksi Covid-19 di bawah angka 1, meskipun terdapat kenaikan pada setiap minggunya.

“Alhamdulillah di bawah 1, minggu ini memang ada kenaikan reproduksi Covie-19, tapi rata-rata selama 2 minggu ada di 0,68,” jelasnya.

Kang Emil menyampaikan angka rata-rata reproduksi Covid-19 tersebut setiap minggunya dilaporkan, jadi setiap kenaikan dan angka tetap terpantau.

Selain menjadi terendah infeksi Covid-19 di Pulau Jawa, Jawa Barat juga mengalami kemajuan dengan adanya penurunan pasien yang dirawat.

Kemudian kabar baik juga datang dari rumah sakit rujukan mengenai tingkat keterisian ruangan khusus perawatan Covid-19.

Rumah sakit rujukan tersebut melaporkan ruang khusus perawatan keterisiannya menurun, karena banyak pasien Covid-19 yang sembuh.

“Ada berita baik lagi dari rumah sakti rujukan yang melaporkan tingkat keterisian ruangan pada rumah sakit rujukan menurun,” jelasnya.

Hal tersebut menandakan jika tingkat kesembuhan yang sudah mencapai tujuh kali lipat dari tingkat kematian yang saat ini 27,64 %.

Laporan dari rumah sakit rujukan mengenai keterisian ruangan yang selalu menurun menambah kabar baik selain rendahnya tingkat infeksi Covid-19.

Alat Deteksi Covid-19 Akan Dikembangkan Lebih Cepat Deteksi Virus

Selain kabar baik dari rendahnya infeksi dan juga terjadinya penurunan keterisian ruangan pada rumah sakit rujukan, terdapat kabar baik lainnya.

Kabar baik lainnya, menurut Kang Emil alat deteksi SARS-Cov-19 akan mendapat pengembangan dari Universitas Padjadjaran Bandung.

Pengembangan tersebut adalah alat deteksi CePAD atau Rapid Test 2.0 dan akan diprodukis sebanyak 5.000 kit.

Alat tersebut memasuki validasi ke contoh atau sample virus asli, sehingga akan lebih spesifik dalam mendeteksi.

Kang Emil menjelaskan perbedaan rapid tes 2.0 dengan rapid tes pada umumnya adalah pada molekul yang dideteksinya.

Jika rapid tes yang digunakan pada umumnya yang dideteksi adalah antibodi, sedang rapid test 2.0 mendeteksi antigen.

Sehingga rapid test 2.0 dinyatakan akan dapat mendeteksi virus lebih cepat, sehingga hasilnya pun lebih cepat diperoleh.

Hal tersebut karena rapid test 2.0 tidak perlu menunggu pembentukan antibody terlebih dahulu saat tubuh terinfeksi virus.

Kang Emil memastikan rapid test 2.0 tersebut akan mulai diproduksi, dan minggu ini akan dirilis sebanyak 5.000.

Dengan alat pengembangan rapid test menjadi rapid test 2.0 pasien yang terkonfirmasi virus Corona (Covid-19) akan cepat terdeteksi.

Sehingga segera dilakukan penanganan, karena banyaknya pasien positif masuk pada Orang Tanpa Gejala (OTG), yang menjadikan pemaparan tidak terdeteksi.

“Kita rilis rapid test 2.0 sebanyak 5.000, dengan rapid test canggih ini langsung mengetes antigen bukan antibody,” jelas Kang Emil.

Sehingga dengan alat canggih ini, infeksi Covid-19 di Jawa Barat dapat terkendali serta cepat tertangani karena cepatnya mengeluarkan hasil tes. (GaluhID/Ardiansyah)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

SE Mendagri Picu Gesekan Masyarakat, 583 Desa di Jabar Gagal Gelar Pilkades

Berita Jabar, galuh.id - Surat edaran (SE) Mendagri tentang penundaan Pilkades menimbulkan pertentangan. Sudah berjalannya tahapan penyelenggaraan dinilai dapat memicu gesekan dari...

HUT RI dan Jabar Tak Gelar Kegiatan yang Berpotensi Kumpulkan Massa

Berita Jabar, galuh.id - Memperingati HUT RI dan Jabar ke-75, pemprov Jabar tidak menggelar kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa. Peringatan HUT Republik...

Jabar Kendalikan Kasus Covid-19 Tempati Urutan Kelima di Indonesia

Berita Jabar, galuh.id - Provinsi Jabar berhasil kendalikan kasus Covid-19. Bahkan, Jawa Barat saat ini berhasil menempati urutan kelima dari 34 provinsi...

Temukan Kami

49,109FansSuka
187PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Sinopsis Film Annabelle, Boneka Pembawa Malapetaka

Sinopsis film Annabelle terinspirasi dari boneka nyata yang diyakini berhantu. Film Annabelle merupakan bagian dari waralaba film The Conjuring, yang sama-sama menampilkan...

Harga Redmi 9A Hanya 1 Jutaan, Spesifikasi Unggul

Harga Redmi 9A menjadi salah satu pertanyaan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki HP terbaru dari Xiaomi ini. HP Xiaomi Redmi 9A...

Pilkades Ciamis Ditunda, Apdesi: Banyak Calon Kades Jatuh Sakit

Berita Ciamis, galuh.id -.Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Ciamis akhirnya pasrah pada putusan penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak....

Spesifikasi Redmi Note 8 Pro, HP Xiaomi Murah untuk Gaming Lancar

Spesifikasi Redmi Note 8 Pro dengan berbagai fitur khusus yang bisa membuat pengalaman gaming anda begitu mengesankan. Ya, smartphone...

Spesifikasi Redmi 9A, HP Terbaru Xiaomi Harga di Bawah 2 Juta

Spesifikasi Redmi 9A menarik untuk diulas. HP terbaru dari Xiaomi ini dirilis 13 Agustus 2020 dengan banderol harga kurang dari Rp 2...