Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Kasus Pengeroyokan sampai Meninggal di Ciamis, Pelaku Teman Dekat Korban

Ciamis, galuh.id – Satreskrim Polres Ciamis bersama unit Reskrim Polsek Cikoneng berhasil menangkap 6 tersangka kasus pengeroyokan yang membuat Andi Kuswandi, warga Sindangkasih meninggal.

Mereka adalah DM, DR, JP, S alias Akung,  B alias Acong, dan FS. Keenam pelaku merupakan teman dekat korban, sesama warga Sindangkasih, Kabupaten Ciamis.

Kejadian pengeroyokan tersebut terjadi pada Selasa (27/8/2019) malam, dengan dalih menggrebek rumah Neneng Nurjanah, seorang ibu rumah tangga yang ditinggal suaminya kerja di luar kota.

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso menuturkan, pengeroyokan berawal ketika ada hiburan dangdut di Dusun Wanasari, Kecamatan Sindangkasih. Warga mencurigai gerak gerik Neneng Nurjanah dan Andi Kuswandi lantaran meninggalkan acara dangdutan bersama-sama.

Warga terus memantau sampai Neneng Nurjanah masuk ke rumahnya lewat pintu depan, sedangkan Andi kuswandi masuk melalui pintu belakang.

Selanjutnya, Acong, pelaku utama menggedor pintu rumah yang dibuka langsung oleh Neneng Nurjanah, setelah itu Acong dan pelaku lainnya masuk dan mencari keberadaan Andi Kuswandi dan ditemukan di kamar belakang.

Baca Juga : Dituduh Main Serong, Warga Sindangkasih Ciamis Dianiaya sampai Meninggal

Acong bersama kelima tersangka lainnya langsung bertanya maksud kehadiran Andi di rumah Neneng, sampai para pelaku akhirnya memukuli korban.

Korban sempat menghindar dan lari ke kamar depan, kemudian dipukul lagi oleh pelaku lainnya dengan botol minuman sampai korban tersungkur tidak sadarkan diri.

Selanjutnya korban sempat ditolong oleh aparat desa dan dibawa ke Puskesmas, namun kemudian dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soedarjo Tasikmalaya.

Namun, nyawa korban tak tertolong, korban meninggal pada Kamis  (29/8/2019) sekitar pukul 08.30 WIB. 

“Kami sudah melakukan otopsi dan  terdapat luka dan gumpalan darah di bagian kepala belakang,” ungkap Bismo pada konferensi pers di Mapolres Ciamis, Senin (2/9/2019).

Pihak kepolisian telah menyita barang bukti berupa pecahan botol minuman keras yang digunakan untuk memukul korban.

“Dengan tindak pidana secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang dan atau penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia, maka keenam pelaku diancam dengan pasal 170 ayat 1 KUHP hukuman 12 tahun penjara atau pasal 351 ayat 1 ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkas Bismo. (galuh.id/Riyan)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Kakek Terjatuh dari Jembatan di Bojong Ciamis, Meninggal di Tempat

Berita Ciamis, galuh.id - Seorang Kakek terjatuh dari jembatan di Bojong Cijeungjing Ciamis hingga menghembuskan nafas terakhirnya dengan tragis, Senin (13/7/2020).

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Temukan Kami

49,360FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.