Kamis, 9 Juli 2020
Kamis, 9 Juli 2020
 
 

Kasus Penggelapan Eks Dekan Fikes Unigal Ciamis Terus Berlanjut

Ciamis, galuh.id,- Mantan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Galuh (Unigal), TJ, telah terbukti bersalah dan divonis hukuman penjara. Penanganan kasus mantan Dekan FIKes Unigal ternyata masih terus berjalan.

Informasi yang berhasil dihimpun Galuh ID, menyebutkan, ada fakta-fakta baru dalam hasil audit investigasi yang dilakukan auditor/ investigator independen. Fakta tersebut secara tidak langsung menyeret kembali nama mantan Dekan FIKes Unigal dan nama lain yang diduga terlibat.

Direktur Pusat Kajian Hukum (PKH) Universitas Galuh, sekaligus Juru Bicara Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis (YPGC), Hendra Sukarman, SE.,SH.,MH, membenarkan keberlanjutan kasus mantan Dekan FIKes Unigal.

Hendra menjelaskan, setelah dilaksanakan audit investigasi, masih ada dugaan pelanggaran pidana yang disinyalir dilakukan oleh mantan Dekan Fikes Unigal.

Dari hasil audit juga disinyalir belum tentu nilai penggelapan uangnya hanya Rp 4,991 miliar. Karena sampai sekarang, laporan pertanggungjawaban selama kepemimpinan mantan Dekan FIKes Unigal belum ada di meja pengurus Yayasan.

“Berdasarkan audit investigasi, kami melaporkannya dan memprosesnya secara hukum ke Polres Ciamis. Tujuannya agar hasil audit investigasi ini segera diteliti, dilidik dan ditindaklanjuti, khususnya mengenai tindak pidana yang dilakukan oleh mantan Dekan FIKes dan kawan-kawannya,” katanya.

Menurut Hendra, salah satu indikasi adanya dugaan penggelapan uang tersebut muncul lantaran mantan Dekan FIKes tidak pernah melaporkan atau membuat laporan pertanggungjawaban kepada Yayasan melalui Rektor Unigal.

“Selain itu, dalam struktur organisasi di FIKes ada keganjilan, yaitu adanya pembina di fakultas. Padahal, menurut Statuta Universitas Galuh, tidak ada unsur pembina di dalam fakultas,” katanya.

Oleh karena tidak ada dalam peraturan, Hendra mempertanyakan tujuan diangkatnya pembina dan untuk siapa. Karenanya, dia menegaskan bahwa struktur pembina yang ada di FIKes Unigal menjadi ilegal. Sehingga karena itu ilegal, apapun yang diterima oleh siapapun pembina di FIKes Unigal ketika itu, harus dipertanggungjawabkan.

Disinggung soal keberlanjutan proses penanganan kasus tersebut, Hendra mendesak pihak kepolisian segera memprosesnya. Karena jika sudah diproses, maka ada kepastian hukum bagi siapapun yang terlibat.  

“Harus segera diproses, karena yang namanya korupsi itu tidak bisa berdiri sendiri. Artinya, agar jelas siapa yang turut serta dan siapa yang menjadi pelaku,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Hendra mengungkapkan, bukti-bukti yang ditemukan pihak kepolisian selama masa penyelidikan, atau bukti-bukti yang terungkap dalam persidangan, seharusnya menjadi patokan dan catatan untuk segera dilanjutkannya kasus yang menjerat mantan Dekan FIKes tersebut.

Ditemui terpisah, Ketua Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis, H. Otong Husni Taufik, S.Ip.,M.Si, membenarkan informasi terkait fakta-fakta baru pada kasus yang menjerat mantan Dekan FIKes Unigal.

Namun demikian, Otong mengaku menyerahkan semua persoalan tersebut kepada pihak-pihak yang berwenang. Pihaknya berharap, kasus yang menyeret nama mantan Dekan FIKes Unigal segera menemui titik terang.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, pihak Yayasan mendapatkan desakan dari mahasiswa untuk segera menyelesaikan kasus penggelapan uang di lingkungan FIKes Unigal. Mahasiswa mengancam akan menggelar audiensi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan pihak berwenang. (GaluhID/GI1)

Loading...
loading...
Redaksi GaluhID
Galuh.ID terbangun dari tidur yang panjang soal keberadaan berita hoax yang semakin hari semakin meresahkan.

Artikel Terkait

Peminat Membludak, SMAN 1 Ciamis Terima 408 Siswa Baru

Berita Ciamis, galuh.id - Pendaftar untuk menjadi siswa di SMAN 1 Ciamis membludak, namun SMAN 1 Ciamis terima 408 siswa baru.

TNI/Polri Panen Raya Ikan Gurame di Purwadadi Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Dandim 0613/Ciamis dan Kapolres Ciamis bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti panen raya ikan gurame, Selasa (7/7/2020).

Diduga Terjatuh dari Pohon Pinang, Warga Pamarican Ciamis Meninggal di Area Pemakaman

Berita Ciamis, galuh.id - Seorang warga dari Dusun Angsara RT 28, RW 7, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, ditemukan meninggal di...

Temukan Kami

49,405FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Lainnya

BPBD Ciamis Santuni Anak Yatim dan Orang Tua Jompo

Ciamis, galuh.id - BPBD Ciamis santuni anak yatim dan orang tua jompo di Lingkungan Bolenglang, RT 05 RW 02, Kelurahan Kertasari, Kecamatan...

Klasemen Akhir Liga 1 2019, Dihiasi Perpisahan Dua Legenda Persija & Persib

Info Liga 1, galuh.id - Kompetisi Liga 1 2019 telah resmi berakhir. Bali United tampil sebagai juara, dan tiga tim dipastikan terdegradasi....

Cara Mencairkan Insentif Pra Kerja Melalui LinkAja, OVO, GoPay

Berita Nasional, galuh.id - Peserta yang telah dinyatakan lolos program kartu Pra Kerja pada gelombang I dan II berhak mendapatkan insentif dari...

Dedi, Warga Sukadana Ciamis Beli Mobil Mewah Rp. 12.000 Secara Online

Sukadana, galuh.id - Dedi Heryadi (35) warga Sukadana Ciamis tepatnya di Dusun Desa, RT 03 RW 01, Desa Bunter, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis berhasil...

Jersey PSGC Ciamis Diproduksi Lagi MBB Apparel, Ini Alasannya

Hore! Jersey PSGC Ciamis di produksi lagi.