Jumat, 17 Juli 2020
Jumat, 17 Juli 2020
 
 

Komdis PSSI Jatuhkan Hukuman Berat pada Persebaya Surabaya

Info Liga 1, galuh.id – Kericuhan suporter saat laga Persebaya Surabaya vs PSS Sleman membuat gaduh masyarakat Indonesia beberapa waktu terakhir. Langkah tegas pun dilakukan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI dalam memerangi masalah tersebut.

Pada rilis yang dikeluarkan PSSI di laman resminya tanggal 1 November 2019, Komdis PSSI resmi mengeluarkan hukuman kepada Persebaya Surabaya. Bahkan tim berjulukan Bajul Ijo itu mendapat sanksi dari dua laga yang berbeda.

Pertama, Persebaya dihukum denda sebesar Rp45 juta karena oknum suporternya melakukan pelemparan botol pada laga kontra Persela Lamongan, Rabu (23/10/2019).

Hukuman Komdis PSSI terhadap Persebaya yang kedua adalah larangan tanpa penonton baik pada saat melakoni laga home dan away sampai akhir musim kompetisi 2019. Bukan hanya itu saja mereka juga mendapatkan hukuman denda senilai Rp200 juta.

Selain Persebaya, sejumlah tim mendapat hukuman yang tidak main-main. Persib Bandung hingga Persija Jakarta mendapat hukuman denda yang cukup besar jumlahnya, untuk sejumlah pelanggaran yang dilakukan para suporter mereka.

Hasil Lengkap Sidang Komite Disiplin PSSI, Kamis 31 Oktober 2019:

  1. Persebaya Surabaya
    Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
    Pertandingan: Persela Lamongan vs Persebaya Surabaya
    Tanggal kejadian: 23 Oktober 2019
    Jenis pelanggaran: Pelemparan botol (pengulangan)
    Hukuman: Denda Rp. 45.000.000
  2. Persija Jakarta
    Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
    Pertandingan: PSS Sleman vs Persija Jakarta
    Tanggal kejadian: 24 Oktober 2019
    Jenis pelanggaran: Penyalaan smoke bomb serta flare (pengulangan)
    Hukuman: Denda Rp. 150.000.000
  3. Kalteng Putra
    Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
    Pertandingan: Kalteng Putra vs Persela Lamongan
    Tanggal kejadian: 27 Oktober 2019
    Jenis pelanggaran: Melanggar fair play
    Hukuman: Denda Rp. 50.000.000
  4. Pemain Persela Lamongan, Sdr. Moch Zaenuri
    Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
    Pertandingan: Kalteng Putra vs Persela Lamongan
    Tanggal kejadian: 27 Oktober 2019
    Jenis pelanggaran: Melakukan tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
    Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan
  5. Perseru Badak Lampung FC
    Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
    Pertandingan: Perseru Badak Lampung FC vs Persipura Jayapura
    Tanggal kejadian: 28 Oktober 2019
    Jenis pelanggaran: Penyalaan flare dan pelemparan botol (pengulangan)
    Hukuman: Denda Rp. 100.000.000
  6. Persib Bandung
    Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
    Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
    Tanggal kejadian: 28 Oktober 2019
    Jenis pelanggaran: Bernyanyi dengan kalimat tidak patut, penyalaan flare dan smoke bomb (pengulangan)
    Hukuman: Denda Rp. 150.000.000
  7. PSM Makassar
    Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
    Pertandingan: Bhayangkara FC vs PSM Makassar
    Tanggal kejadian: 29 Oktober 2019
    Jenis pelanggaran: Pelemparan botol (pengulangan)
    Hukuman: Denda Rp. 45.000.000
  8. Persebaya Surabaya
    Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
    Pertandingan: Persebaya Surabaya vs PS Sleman
    Tanggal kejadian: 29 Oktober 2019
    Jenis pelanggaran: Penyalaan smoke bomb serta flare, perusakan bench pemain, perusakan dan membakar aboard serta melakukan pengejaran terhadap pemain Persebaya Surabaya
    Hukuman: Larangan tanpa penonton pada saat laga home dan away sampai akhir musim kompetisi 2019 dan denda Rp. 200.000.000 (GaluhID/Dhi)
Loading...
loading...

Artikel Terkait

PSSI Akan Terbitkan SK Liga 1, 2 dan 3, Seperti Apa Isinya?

Berita Olahraga, galuh.id - PSSI akan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) mengenai kelanjutan Liga 1, 2 dan 3 musim 2020.

Pelatih Persib Ingatkan Agar Pemain dan Staf Tetap Waspada di Masa Pandemi Covid-19

Berita Persib, galuh.id - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengingatkan pemain dan staf tentang pentingnya menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi.

Shin Tae-yong Bernyanyi, Ada Apa Dengan PSSI?

Berita Olahraga, galuh.id - Perbedaan pendapat soal pemusatan latihan Timnas Indonesia antara pelatih Shin Tae-yong dan PSSI memunculkan kabar tak sedap.

Temukan Kami

49,340FansSuka
185PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Bansos Provinsi Jabar Tahap II Sediakan Komoditas Susu

Berita Jabar, galuh.id -  Bansos Provinsi Jabar atau Bantuan Sosial Provinsi Jawa Barat akan menyediakan komoditas susu dalam paket Bansos tahap II.

Kartu Prakerja Gelombang 4 Dibuka Akhir Juli 2020, Ayo Daftar!

Berita Nasional, galuh.id - Kartu Prakerja gelombang 4 dibuka pada akhir Juli 2020. Akhirnya program pelatihan untuk pencari kerja ini kembali dibuka...

Sama-sama Terlibat Prostitusi, Ini Perbedaan Kasus Hana Hanifah dan Vanessa Angel

Kasus Hana Hanifah dan Vanessa Angel kembali menjadi perdebatan di publik netizen Indonesia hingga saat ini. Hana Hanifah seorang selebriti FTV tertangkap...

Ericko Lim Selingkuh, Jesica Jane Buka-bukaan

Ericko Lim selingkuh menjadi sorotan seluruh jagad dunia maya di Indonesia baik facebook, twitter, instagram hingga youtube. Ericko Lim dikenal di Indonesia...

Profil Hana Hanifah, Artis FTV yang Viral Karena Dugaan Prostitusi

Sebagai artis yang muncul lewat Film Televisi (FTV), profil Hana Hanifah bisa dibilang cukup terkenal. Wanita berusia 23 tahun ini pernah berseteru...