Jumat, 22 Oktober 2021 | 3:59
Jumat, 22 Oktober 2021
More
    BJB

    Langgar PPKM Darurat, Acara Ketangkasan Merpati di Pangandaran Dibubarkan

    Berita Pangandaran, galuh.id – Polisi membubarkan acara ketangkasan burung merpati di wilayah Pangandaran karena indikasi dapat menimbulkan kerumunan.

    Beragam upaya dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Ciamis terus dilakukan setiap harinya.

    Mulai dari memasifkan operasi yustisi, pemberian masker hingga penindakan langsung berupa teguran kepada pelanggar PPKM darurat.

    Bahkan, melakukan pembubaran kegiatan masyarakat yang dapat menimbulkan kerumunan.

    Seperti pembubaran kegiatan masyarakat berupa acara ketangkasan burung merpati oleh jajaran personel kepolisian Polsek Padaherang.

    Kegiatan itu terjadi di Kalang Merpati Lapak Procit, Dusun Patinggen II Desa Karangpawitan, Padaherang Pangandaran, Rabu (14/7/2021).

    Kapolsek Padaherang, Iptu Aan Supriatna, menyampaikan bahwa pembubaran ini pihaknya lakukan dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan.

    Kegiatan masyarakat ini terindikasi akan menimbulkan kerumunan warga yang nantinya dapat menjadi tempat penyebaran virus Corona.

    Pembubaran tersebut sesuai dengan kebijakan Bupati Pangandaran No. 1/2021 sekaligus Instruksi Mendagri No. 15/2021 tentang penerapan PPKM darurat.

    Berdasarkan aturan itu, maka kegiatan masyarakat yang dapat menimbulkan kerumunan warga untuk sementara tidak boleh.

    “Kegiatan masyarakat yang bisa menimbulkan kerumunan untuk sementara tidak boleh. Karena dapat menjadi tempat penyebaran Covid-19,” kata Iptu Aan.

    Lanjut Ia menjelaskan, dalam PPKM darurat mengatur untuk tidak mengadakan acara yang dapat menimbulkan kerumunan warga.

    “Acara ketangkasan burung merpati itu terlihat ada indikasi nantinya akan menimbulkan kerumunan warga,” ujar Aan.

    Aan pun berharap kepada warga masyarakat untuk selalu mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

    Terapkan prokes dengan cara yang sederhana yakni 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas, dan menghindari kerumunan).

    Disiplin prokes, imbuh Aan, menjadi kunci bersama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

    Sebagai informasi, kegiatan pembubaran tersebut berlangsung secara humanis dan tegas. Hal ini petugas lakukan agar tidak timbul gangguan kamtibmas di masyarakat. (GaluhID/Evi)

    Loading...

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Temukan Kami

    47,551FansSuka
    289PengikutMengikuti
    5,000PelangganBerlangganan