oleh

Lepas dari Gendongan Pamannya, Bocah 4 Tahun Hanyut di Tasikmalaya

 
 

Berita Tasikmalaya, galuh.id – Upaya pencarian terhadap bocah berusia 4 tahun, Natasya, hanyut di Tasikmalaya yang terbawa arus Sungai Cipinaha terus berlanjut hingga Minggu (11/1/2020).

Anak tersebut merupakan warga Kampung Karangsari Desa Neglasari, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya.

Sayangnya, samapai hari keempat pencarian, anak pertama dari Meli (22) ini belum juga ditemukan.

Volume air sungai yang tinggi membuat sulitnya upaya pencarian yang dilaksanakan Basarnas, Kepolisian, TNI, relawan dan warga. Ditambah dalam beberapa hari kemarin, hujan deras sempat terus mengguyur.

Natasya hanyut setelah lepas dari gendongan pamannya, Jeri (17), ketika tengah menyebrang sungai pada Kamis (9/1/2020) lalu.

Secara bersamaan arus sungai tiba-tiba besar. Suasana malam membuat pencarian dihentikan, meski warga bersama relawan tetap melakukan pencarian dengan menyusuri sepanjang sungai.

“Jadi lokasi kejadian ini sering dilintasi oleh warga. Mereka biasanya memilih menyebrangi sungai sebagai akses jalan terdekat untuk aktifitasnya. Maka baiknya agar dibuat jembatan gantung untuk akses warga tersebut,” papar Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Imam Wicaksana.

Hal itu disampaikan Dandim kepada Camat Jatiwaras dan Muspika Jatiwaras yang ada di sana. Ditambahkan Imam, pengalaman tugasnya waktu di Kalimantan, dengan membuat jembatan gantung untuk akses masyarakat agar aktifitas tidak terhambat juga bisa menghindari korban jiwa.

Kebutuhan Jembatan Sudah Sangat Mendesak

Pihaknya berharap Camat Jatiwaras mengajukan kepada Pemkab Tasikmalaya untuk segera dibangun jembatan gantung yang bisa digunakan masyarakat. Sehingga tidak akan terulang lagi korban hanyut terbawa aliran deras sungai.

“Jembatan ini sudah sangat dibutuhkan, karena intensitas aktifitas masyarakat cukup sibuk,” ucapnya.

Imam juga memberikan apresiasi kepada tim agar tetap semangat dalam kegiatan pencarian korban, tetap waspada serta selalu menjaga faktor keamanan. Pihaknya terus berupaya agar korban cepat ditemukan.

Sementara Camat Jatiwaras Enong Mawardi Yajid, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Dandim 0612/Tasikmalaya terhadap warganya. Selain tentunya, memberi semangat serta motivasi kepada masyarakat dan Tim Basarnas dalam proses pencarian.

Pihaknya akan berupaya untuk mengajukan pembuatan jembatan gantung ke Pemkab Tasikmalaya. Mudah-mudahan rencana ajuan ini bisa diapresiasi Pemkab dengan mengucurkan anggaran. (GaluhID/Revan)

loading...

BERITA SELANJUTNYA