oleh

Pahami, Kenali Hubungan Diabetes dengan Penyakit Jantung Lebih Dini

Hubungi
 
 

Kesehatan, galuh.id – Kesehatan, adalah harta yang paling berharga bagi semua orang, sangatlah mahal setiap bagian dari tubuh kita apalagi jika sudah terjangkit suatu penyakit khususnya diabetes. Memang ada beberapa komplikasi lain jika diabetes terus dibiarkan, salah satu indikasinya adalah hubungan diabetes dengan penyakit jantung. Mungkin sebagian bahkan beberapa besar orang menilai hubungan antara keduanya apakah ada atau hanya akal-akalan dokter untuk menakut-nakuti pasien agar datang dan periksa. Tidak demikian adanya, ada hubungan erat sekali jika sudah berbicara soal organ tubuh dalam yang cidera (sakit) karena setiap organ saling berkesinambungan. Jika salah satunya bermasalah maka efeknya akan menjalar ke organ lainnya.

Diabetes adalah penyakit karena kelebihan kadar gula dalam darah, sehingga darah yang mengalir melalui pembuluh akan mengandung glukosa melebihi 110 mg/dl. Di sisi lainnya, kadar gula yang berlebih ini karena ada ketidakkontrolan hormon insulin untuk mengerem. Sedangkan, sakit jantung sendiri bisa bukan dari sakit bawaan (genetik) tetapi dari sebab utama diabetes dalam bentuk komplikasi dari kadar gula berlebih. Jadi, ada mekanisme kerja kadar glukosa di dalam pembuluh yang nantinya akan membuat resiko terserang penyakit jantung.

Loading...

Penyebab dan hubungan diabetes dengan penyakit jantung:

Pembuluh darah adalah tempat dimana darah berjalan mengalir ke seluruh area tubuh. Pembuluh ini pada orang sehat (tidak menderita diabetes atau kolesterol) beruang kosong dan dialiri darah sangat lancar sekali tetapi tidak pada penderita diabetes. Seorang penderita diabetes kadar glukosa dalam darahnya tinggi dan ketika melewati pembuluh yang tadinya kosong ini secara terus menerus akan berakibat luka. Luka yang terjadi adalah karena penumpukan zat pengotor seperti kolesterol jahat (LDL). Sifat kolesterol jahat ini begitu kuat sehingga sedikit saja menempel pada dinding pembuluh akan mengakibatkan maksimalitas penimbunan. Kejadian semacam itu disebut dengan istilah Aterogenik. Aterogenik ini bisa dikatakan penyakit yang menumpuk dalam waktu berjangka atau lama, sehingga penderita tak akan menyadarinya lebih dini. Di sisi lainnya, kadar glukosa yang tinggi akan mengikat sel darah putih dalam pembuluh darah dan mengurangi kinerja maksimal saat penyembuhan luka. Proses penyembuhan luka dibantu oleh sebuah zat bernama protrombin (zat yang digunakan dalam pembekuan darah) dan ketika zat tersebut tidak terbentuk dengan sempurna penyebabnya adalah glukosa yang mengikat kuat.

Namun, sangat perlu diwaspadai secara lebih teliti hubungan diabetes dengan penyakit jantung jika penderita mulai merasakan sakit pada area jantung. Jadi, pembuluh darah orang sehat umumnya kosong dan jikalau lambat laun tersumbat kolesterol jahat (LDL) maka darah merah (eritrosit) sehat akan mulai tak lancar dan terhambat kemudian pembengkakan di pembuluh dan serangan jantunglah indikasi akhirnya.

Anda bisa mengatasi hubungan diabetes dengan penyakit jantung melalui beberapa langkah:

1. Obatiah diabetes dengan baik, salah satunya dengan menurunkan kadar gulanya.

2. Perbanyak minum air putih dan makanan berserat untuk mengimbangi asupan gula dengan zat lainnya.

3. Rutin olahraga ringan setiap hari. Anda tak perlu “ngoyo” saat olahraga, lakukan dengan jalan kaki saja untuk mengeluarkan keringat.

4. Anda bisa mengkonsumsi makanan yang merangsang pembentukan hormon insulin seperti pare, bawang putih, teh hijau.

5. Jagalah berat badan Anda.

6. Hindari pola hidup tak teratur. Perlu diingat bahwa tidur setelah sarapan pagi akan mudah terkena penyakit terutama diabetes walaupun faktanya kebanyakan orang akan mudah mengantuk setelah sarapan pagi.

7. Kurangilah ketegangan emosi Anda.
Sekelumit pengetahuan di atas agar Anda bisa tahu hubungan diabetes dengan penyakit jantung dan bisa mencegah lebih dini.

(Admin)

loading...

Penulis : K Putu Latief

Gambar Gravatar
Menulis untuk kepuasan, mengedit untuk kebahagiaan.

Komentar

BERITA SELANJUTNYA