Selasa, 9 Maret 2021
Selasa, 9 Maret 2021
 
 

Pandemi Corona, Kunjungan Wisatawan ke Ciamis Menurun Drastis

Berita Ciamis, galuh.id – Kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di kabupaten Ciamis jumlahnya menurun drastis dibandingkan dengan tahun 2019 lalu.

Terlebih tahun ini dilanda pandemi virus corona (Covid-19) yang sangat berdampak buruk terhadap sektor pariwisata, baik lokal maupun nasional.

Kepala Dispar Ciamis, Wasdi, mengatakan tahun 2020 ini pihaknya mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke kabupaten Ciamis menurun drastis atau hanya sekitar 67 ribu orang.

”Di masa pandemi ini kunjungan wisatawan menurun drastis. Ya karena memang beberapa objek wisata juga sempat ditutup,” kata Wasdi, Senin (12/10/2020).

Kunjungan Wisatawan ke Ciamis Menurun

Kalaupun tidak ditutup, juga ada peningkatan kewaspadaan penularan Covid-19 di objek wisata. Hal ini menurut Wasdi, berdampak pada tingkat jumlah kunjungan.

Sementara pada tahun 2019 lalu, jumlah kunjungan wisatawan ke Ciamis menembus di angka 308 ribu orang, baik wisatawan lokal maupun luar daerah.

”Di tahun 2019, kunjungan ke objek-objek wisata yang dikelola oleh kabupaten mencapai lebih dari 308 ribu orang. Tapi di situasi pandemi sampai Agustus, baru di angka 67 ribuan,” jelasnya.

Dari jumlah kunjungan wisatawan di tahun 2019, pendapatan asli daerah (PAD) Ciamis mencapai sebesar Rp 1,2 miliar.

Saat ini ada 4 destinasi wisata yang dikelola pemda Ciamis. Diantaranya Situ Lengkong Panjalu, Karangkamulyan, Kolam Renang Tirta Winaya dan Astana Gede Kawalu.

Sementara sebanyak 144 potensi wisata yang tersebar di 83 desa kini terus dikembangkan oleh pemerintah desa (Pemdes) masing-masing.

”Potensi ini nantinya diharapkan juga bisa mendongkrak PAD kabupaten Ciamis,” tutur Wasdi.

Dinas Pariwisata Ciamis terus memberikan dukungan dan berkoordinasi dengan Pemdes dalam upaya pengembangan potensi wisata tersebut.

Majukan Desa Wisata dengan Investor Lokal

Selain itu, sangat diharapkan muncul investor-investor lokal yang memajukan desanya dengan modal usaha sehingga potensi wisata di desa dapat berkembang.

Bukan hanya ramainya, tapi juga pertumbuhan ekonominya. Karena tolok ukur daya saing pariwisata itu mencakup 3 aspek.

”Yaitu jumlah kunjungan, lama kunjungan, dan pendapatan. Pendapatan ini bukan hanya pendapatan pemerintah. Tapi juga pendapatan masyarakat,” ucapnya. (GaluhID/Evi)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

DPC Partai Demokrat Ciamis Tegaskan KLB di Sumut Inkonstitusional

Berita Ciamis, galuh.id - DPC Partai Demokrat Kabupaten Ciamis menegaskan bahwa KLB (Kongres Luar Biasa) di Sumatra Utara inkonstitusional atau ilegal. Demikian Ketua DPC Partai...

Jalan Tanjungsari-Langkapsari Ciamis Rusak, 20 Tahun Tak Diperbaiki

Berita Ciamis, galuh.id - Jalan Tanjungsari-Langkapsari yang berada di Kecamatan Banjaranyar Ciamis kondisinya memprihatinkan. Kepala Desa Tanjungsari Rahmat Faisal mengatakan akibat kondisi jalan yang rusak...

BK Porprov XIV Jabar, Tim Bola Voli Ciamis Menang Perdana

Berita Ciamis, galuh.id - Tim bola voli putra dan putri Kabupaten Ciamis memenangkan laga di hari pertama babak kualifikasi Porprov XIV Jawa Barat. Babak kualifikasi...

Temukan Kami

47,889FansSuka
219PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya