Paul Munster Kritik Sanksi Komdis PSSI Terhadap Wahyudi Hamisi

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Galuh.id– Paul Munster selaku Pelatih Persebaya Surabaya melontarkan kritik pedas terhadap sanksi yang diberikan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada pemain PSS Sleman, Wahyudi Hamisi.

Sanksi tersebut merupakan akibat dari pelanggaran serius Wahyudi Hamisi terhadap pemain Persebaya, Bruno Moreira.

Dalam laga Persebaya vs PSS Sleman, Wahyudi Hamisi terlihat melakukan tendangan keras kepada Bruno Moreira. 

Meskipun demikian, wasit hanya memberikan kartu kuning atas aksi brutal tersebut.

- Advertisement -

Hal itu lantas membuat pihak Persebaya geram dan mengajukan protes kepada PSSI agar sang pemain mendapat sanksi yang lebih berat.

Pada Jumat (8/3/2024), Komdis PSSI secara resmi mengumumkan sanksi untuk Wahyudi Hamisi.

Sanksi tersebut termasuk pada larangan bermain selama tiga pertandingan dan denda sebesar Rp25 juta. 

Pengumuman terkait sanksi Wahyudi Hamisi pun diumumkan langsung oleh pihak PSS Sleman.

- Advertisement -

Paul Munster Tak Puas dengan Sanksi Komdis PSSI

Namun demikian Paul Munster menyatakan ketidakpuasannya terhadap keputusan Komdis PSSI. 

Ia mengaku terkejut dengan sanksi Wahyudi Hamisi, bahkan menyebutnya sebagai sesuatu yang menggelikan.

Paul Munster juga menambahkan bahwa jika tindakan Wahyudi Hamisi terjadi di jalanan, orang yang bersangkutan bisa saja mendapat hukuman penjara selama tiga tahun.

Menurut Paul Munster, sanksi larangan bermain selama tiga pertandingan dari Komisi Disiplin PSSI kepada Wahyudi Hamisi adalah hal yang memalukan. 

Baca juga: Marc Klok Komentari Kedatangan 4 Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia

Pelatih asal Irlandia Utara tersebut menyebut bahwa tindakan tersebut bukanlah contoh yang baik bagi kompetisi sepak bola di Indonesia.

Dalam pertandingan Persebaya vs PSS Sleman pada Minggu (3/3/2024), skuad Bajul Ijo berhasil memberikan tampilan mengejutkan.

Terlebih Persebaya mampu mencetak gol yang sangat cepat, tepatnya masih di menit pertama pertandingan.

Kemudian di menit ke–30 Bruno Moreira berhasil menggandakan skor bagi Persebaya.

Sementara PSS Sleman hanya mampu membalas satu gol melalui Esteban Vizcarra pada menit ke-47.

Tak ada lagi gol tercipta hingga menit terakhir pertandingan, sehingga skor berakhir 2-1 dengan kemenangan Persebaya. (GaluhID/Dianti)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Ciamis Siapkan Evaluasi Gubernur

Pemerintah Kabupaten Ciamis dan DPRD menyepakati Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dalam Rapat Paripurna. Bupati Herdiat Sunarya menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal. Raperda akan dievaluasi oleh Gubernur sebelum ditetapkan.

Artikel Terkait