Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020
 
 

Peluang Relaksasi PSBB untuk 63% Wilayah Jabar

Berita Jabar, galuh.id – Pemerintah daerah provinsi Jawa Barat menyampaikan, sebagian besar wilayah Jabar punya peluang untuk mendapat pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Kendati demikian, kebijakan pelonggaran pembatasan sosial di wilayah Jabar akan disesuaikan dengan tren kasus Covid-19 dan hasil kajian epidemiologi.

Hal itu dilakukan supaya aktivitas masyarakat dan perekonomian di Jabar secara perlahan dapat kembali berjalan dengan normal.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, ada 63 persen wilayah Jabar yang memungkinkan atau punya peluang untuk pelonggaran PSBB.

Sementara 37 persen wilayah lainnya masih perlu diwaspadai karena pergerakan data Covid-19 di daerah tersebut dinilai belum aman.

“Hasil PSBB masih ada wilayah yang harus diwaspadai. Yaitu 37 persen. Sedangkan 63 persennya bisa kita relaksasi,” ujar Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (12/5/2020).

Ridwan Kamil atau yang biasa disapa Kang Emil ini memaparkan, hasil evaluasi selama satu pekan pemberlakuan PSBB tingkat provinsi, menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Hal itu merujuk pada data jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit yang mengalami penurunan. Dari rata-rata 430 pasien pada bulan April, kini menjadi 350 pasien.

Tingkat Kematian Menurun

Tingkat kematian juga dilaporkan menurun. Dari rata-rata 7 pasien meninggal dunia per hari menjadi 4 pasien. Begitu pun dengan tingkat kesembuhan yang naik hampir dua kali lipat.

PSBB wilayah Jabar sendiri sudah diberlakukan sejak tanggal 6 Mei 2020 hingga dua pekan ke depan.

Selain itu, Kang Emil juga menjelaskan, rata-rata penambahan kasus Covid-19 di Jabar memperlihatkan grafik menurun.

Jika grafik tersebut konsisten melandai, maka pemprov Jabar dapat didefinisikan sudah mampu mengendalikan Covid-19. Sehingga relaksasi dapat dilakukan dan kegiatan ekonomi sudah mulai bisa digerakkan.

“Bulan lalu kasus per hari sekitar 40. Minggu lalu menjadi 28, dan sekarang 21. Jika minggu depan konsisten berada di bawah 20, kami akan mendefinisikan Covid-19 di Jabar terkendali,” ujar Emil.

Kang Emil menambahkan, setelah PSBB tingkat provinsi berakhir, pihaknya akan memetakan daerah di Jabar berdasarkan tren kasus Covid-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar Berli Hamdani menegaskan, kebijakan relaksasi pembatasan sosial harus diterapkan secara hati-hati dan penuh perhitungan.

Relaksasi pembatasan sosial juga harus dengan mengkaji semua aspek. Mulai dari aspek kesehatan, ekonomi, dan aspek sosial.

Berli berkata, pemprov saat ini sedang mengerahkan dan menampung pendapat dan kajian para ahli dari berbagai aspek.

“Mudah-mudahan hasilnya bisa segera disampaikan,” pungkas Berli. (GaluhID/Evi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

SE Mendagri Picu Gesekan Masyarakat, 583 Desa di Jabar Gagal Gelar Pilkades

Berita Jabar, galuh.id - Surat edaran (SE) Mendagri tentang penundaan Pilkades menimbulkan pertentangan. Sudah berjalannya tahapan penyelenggaraan dinilai dapat memicu gesekan dari...

HUT RI dan Jabar Tak Gelar Kegiatan yang Berpotensi Kumpulkan Massa

Berita Jabar, galuh.id - Memperingati HUT RI dan Jabar ke-75, pemprov Jabar tidak menggelar kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa. Peringatan HUT Republik...

Jabar Kendalikan Kasus Covid-19 Tempati Urutan Kelima di Indonesia

Berita Jabar, galuh.id - Provinsi Jabar berhasil kendalikan kasus Covid-19. Bahkan, Jawa Barat saat ini berhasil menempati urutan kelima dari 34 provinsi...

Temukan Kami

49,109FansSuka
187PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Pilkades Ciamis Ditunda, Apdesi: Banyak Calon Kades Jatuh Sakit

Berita Ciamis, galuh.id -.Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Ciamis akhirnya pasrah pada putusan penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak....

Spesifikasi Redmi Note 8 Pro, HP Xiaomi Murah untuk Gaming Lancar

Spesifikasi Redmi Note 8 Pro dengan berbagai fitur khusus yang bisa membuat pengalaman gaming anda begitu mengesankan. Ya, smartphone...

Spesifikasi Redmi 9A, HP Terbaru Xiaomi Harga di Bawah 2 Juta

Spesifikasi Redmi 9A menarik untuk diulas. HP terbaru dari Xiaomi ini dirilis 13 Agustus 2020 dengan banderol harga kurang dari Rp 2...

Boneka Annabelle Hilang dari Museum, Cek Kebenaranya di Sini!

Boneka Annabelle hilang dari Museum Ilmu Gaib Warren di Connecticut, Amerika Serikat. Sejak Jumat, 14 Agustus lalu orang-orang di Twitter ramai menyuarakan...

Razia Pungli ‘Sair’ Agustusan di Tasikmalaya, Anak-anak Ikut Terjaring

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Pungli dalih Agustusan mulai marak jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI, berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan sumbangan.