Sabtu, 11 Juli 2020
Sabtu, 11 Juli 2020
 
 

Polemik Galuh Brutal, Hanif Sesalkan Babe Saidi Sembarangan Bicara

Berita Ciamis, galuh.id – Polemik Galuh Brutal, Raja Galuh, Rd Rasich Hanif Radinal menyesalkan tokoh budayawan Betawi Ridwan Saidi.

Pasalnya dia telah sembarangan mengeluarkan statement tentang sejarah, khususnya terkait sejarah kerajaan Galuh di Ciamis.

Ridwan Saidi yang menyebut kerajaan Galuh tidak ada dan Galuh artinya brutal, telah memicu polemik dan menimbulkan kegaduhan publik.

“Jujur saya terkejut atas pernyataan Babe Saidi ini, padahal sejarah kerajaan Galuh sudah jelas nyata terbukti dan makna dari Galuh itu sendiri juga jelas,” katanya  saat ditemui di Keraton Selagangga Ciamis, Minggu 16/02/2020.

Hanif menerangkan, sejarah budaya merupakan identitas suatu bangsa sekaligus warisan peninggalan leluhur yang tidak terhitung nilainya. Kalau sampai dianggap brutal itu salah.

Diakuinya, pihak Kerajaan Galuh tidak ingin memperuncing keadaan, masalah ini harus bisa disikapi secara bijak dan dewasa. Apalagi budaya Galuh sendiri selalu mengedepankan nilai Adiluhung dan tanpa kekerasan.

Menurutnya, pemerintah harus segera turun tangan mengundang para ahli untuk mengambil benang merah sejarah. Jangan sampai menimbulkan salah tafsir. Apalagi fenomena ini kian berkembang.

“Dibutuhkan ahli-ahli sejarah untuk berembug bersama meluruskan masalah ini, tapi pembahasannya harus tertutup karena mengandung banyak versi,” ujarnya.

Fenomena ini Mirip Kejadian Saat Indonesia Dijajah Belanda

Fenomena ini, kata Hanif, mirip kejadian saat Indonesia dijajah Belanda. Dimana saat itu Belanda memiliki strategi, jika ingin menguasai Indonesia, maka hapuskan sejarah dan hancurkan budayanya, baru dikuasai bangsanya.

Tanpa disadari, budaya bangsa mulai digerogoti, budaya asing pun mulai masuk ke Indonesia dan mempengaruhi generasi muda.

“Nilai-nilai budaya Sunda, khususnya Galuh, kini mulai luntur. Banyak generasi muda yang tidak mengetahuinya. Ironisnya mereka tidak peduli lagi dengan budayanya sendiri,” ungkapnya.

Adanya kondisi sosial heterogen di era global ini, menyebabkan budaya yang satu saling mempengaruhi dengan budaya lainnya.

Generasi muda sebagai penerus bangsa, tambahnya, harus mempunyai sense of ownership atau jiwa ikut memiliki, sehingga timbul kepedulian untuk bersama-sama ikut menjaga dan melestarikannya.

Saat ditanya mengenai perlu tidaknya pendekatan hukum dalam menyelesaikan polemik yang terjadi pasca statement Ridwan Saidi, Hanif menyerahkan semua itu kepada masyarakat Ciamis. (GaluhID/Evi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Syarat Pelaksanaan Salat Idul Adha Berjamaah di Masjid Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis menyampaikan beberapa persyaratan terkait pelaksanaan salat Idul Adha berjamaah di Masjid.

Angkat Potensi Ciamis, Mahasiswa Asal Purwadadi Hadir Untuk Mengabdi

Berita Ciamis, galuh.id - Sejumlah mahasiswa yang berasal dari Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, membentuk sebuah paguyuban kedaerahan. Satu di...

Temukan Kami

49,382FansSuka
186PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Lainnya

Skincare untuk Wajah Berjerawat, Muka Kembali Mulus

Merawat kulit tak lengkap rasanya jika tidak membahas skincare untuk wajah berjerawat. Masalah jerawat bisa terjadi pada siapa saja, terutama pada kulit...

Sukses di Liga 1 2019, Saham Mayoritas PSS Sleman Akan Dijual?

Info Liga 1, galuh.id - PSS Sleman sebagai tim promosi bisa dibilang sukses menjalani kompetisi Liga 1 2019. Hingga pekan ke-32 Super...

Seleksi CPNS Diburu Banyak Orang, Ini Keuntungan Jadi PNS

Info CPNS 2019, galuh.id- Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) termasuk salah satu pekerjaan yang diidam-idamkan banyak orang, apalagi mereka yang menginginkankan karir...

Sesat Pikir Ridwan Saidi, Lebih Baik Dimaafkan?

Berita Ciamis, galuh.id,- Ada upaya merekonstruksi sejarah Kerajaan Galuh oleh sejarawan Ridwan Saidi. Tetapi argumentasi yang dilontarkan Budayawan Betawi itu keliru dan...

Inilah Tim Peserta Liga 2 yang Akan Digelar Maret 2020

Info Liga 2, galuh.id - Liga 2 2020 diwacanakan akan digelar pada bulan Maret. Saat ini, kompetisi kasta kedua Liga Indonesia tersebut...