Jazirah x CCE Hadir di Ciamis, Rest Area Karangkamulyan Didorong Jadi Kawasan Wisata Digital

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Upaya penguatan pariwisata dan ekonomi digital di Kabupaten Ciamis kembali mendapat dukungan dari Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Tasikmalaya.

Melalui program Jazirah x CCE, BI menyerahkan bantuan sarana dan prasarana kepada Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) Sentra Pangan Rest Area Karangkamulyan, Kamis (25/6/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kawasan wisata sekaligus mendorong peningkatan transaksi digital di Rest Area Karangkamulyan.

Dengan adanya fasilitas tersebut, pengunjung diharapkan semakin mudah melakukan transaksi non tunai saat berbelanja di kawasan tersebut.

- Advertisement -

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi tablet untuk pengelolaan transaksi digital, printer, soundbox pembayaran digital, serta tempat sampah organik, anorganik, dan residu guna mendukung kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata.

Kegiatan penyerahan bantuan dihadiri Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, perwakilan BI Kantor Perwakilan Tasikmalaya, penyedia dari PT Luna, serta para pemilik dan pengelola tenant atau warung yang berada di Rest Area Karangkamulyan.

Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Sekretaris Dinas Pariwisata Udenk menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang terus diberikan BI KPw Tasikmalaya terhadap pengembangan sektor pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Ciamis.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis mengucapkan terima kasih kepada BI KPw Tasikmalaya yang selama ini telah banyak membantu. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para pengelola tenant dan semakin meningkatkan pelayanan di Rest Area Karangkamulyan,” ujar Udenk.

- Advertisement -

Rest Area Karangkamulyan sendiri merupakan kawasan yang telah ditetapkan sebagai Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat).

Keberadaan zona tersebut menjadi salah satu terobosan dalam pengembangan pariwisata sekaligus penguatan ekonomi kreatif berbasis masyarakat di Kabupaten Ciamis.

Bahkan, kawasan tersebut menjadi satu-satunya Zona KHAS non tol yang telah diresmikan oleh BI KPw Tasikmalaya bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Jawa Barat dengan dukungan berbagai pihak.

Sementara itu, perwakilan BI KPw Tasikmalaya, Idam, mengatakan bahwa bantuan melalui program Jazirah x CCE merupakan bagian dari kolaborasi untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital di daerah.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis atas dukungannya terhadap berbagai program BI KPw Tasikmalaya dalam pengembangan pariwisata dan penguatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Menurut Idam, digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS dan transaksi non tunai akan memberikan kemudahan bagi pengunjung maupun pengelola tenant karena proses transaksi menjadi lebih cepat, aman, dan praktis.

Selain bantuan perangkat digital, BI KPw Tasikmalaya juga menyerahkan billboard identitas kawasan bertuliskan “Rest Area Karangkamulyan” sebagai sarana informasi sekaligus penguatan identitas destinasi wisata tersebut.

Melalui kolaborasi ini, Rest Area Karangkamulyan diharapkan semakin berkembang sebagai pusat kuliner dan ekonomi masyarakat yang modern, nyaman, serta berbasis transaksi digital. (GaluhID/Tegar)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Pemkab Ciamis Kembali Raih WTP, Kemandirian Fiskal Terus Menguat

Pemkab Ciamis meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-13 kalinya dari BPK RI atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Bupati Herdiat Sunarya menegaskan pentingnya opini ini untuk meningkatkan pengelolaan keuangan daerah dan memperkuat potensi pendapatan, termasuk melalui digitalisasi dan pengembangan sektor unggulan.

Artikel Terkait