Sabtu, 31 Juli 2021
Sabtu, 31 Juli 2021
BJB

Saham BJB Menguat Hampir 5% Jelang Pengumuman Dividen

Berita Jabar, galuh.id – Saham BJB menguat hampir 5% tepatnya 4,58% di posisi Rp 1.600 per saham. Penguatan ini terjadi jelang RPUS tahunan pada Selasa (6/4/2021).

Saham BJB atau BJBR berdasarkan RTI diperdagangkan di level Rp 1.505 hingga 1.610 per saham.

Sebanyak 27,24 juta saham dipejualbelikan dengan nilai Rp 43,06 miliar. Investor domestik masih mendominasi aksi jual beli dari saham emiten bank BJB ini.

Tercatat aksi jual investor domestik atau lokal mendominasi 45,89 persen dengan 25,5 juta saham senilai Rp 39,5 miliar.

Sedangkan aksi beli investor lokal 32,14 persen dengan 17,5 juta saham senilai Rp 27,7 miliar.

Untuk investor asing terlihat lebih banyak aksi beli ketimbang aksi jual. Tercatat aksi beli 17,86 persen untuk 9,7 juta saham senilai Rp 15,4 miliar.

Kemudian aksi jual investor asing sebesar 4,11 persen untuk 2,3 juta saham senilai Rp 3,5 miliar.

Penguatan ini terjadi jelang RUPS tahunan. Dimana perusahaan akan memutuskan pembagian dividen untuk laba 2020.

BJB yang merupakan salah satu bank daerah dalam beberapa tahun terakhir membagikan dividen besar dengan kisaran 55-60 persen dari laba.

Di tahun 2020 lalu, BJB membagikan dividen senilai Rp 925,04 miliar. Atau 60 persen dari laba bersih 2019 sebesar Rp 1,56 triliun.

Total Aset BJB Periode 2020 Capai 140,93 Triliun

Laba bersih BJB sepanjang tahun 2020 secara konsolidasi tercatat Rp 1,68 triliun. Naik 8 persen daripada sebelumnya.

Berpotensi mencapai Rp 924 miliar sampai Rp 1 triliun bila pembagian dividen masih sekitaran 55-60 persen dari laba bersih.

Pencapaian laba ini melebihi industri perbankan yang mencatatkan laba terkontraksi 33 persen selama periode 2020.

Total nilai aset yang bank bjb miliki pun tumbuh sebesar 14,08 persen y-o-y menjadi Rp 140,93 triliun, dibandingkan aset tahun 2019 senilai Rp 1,23 triliun.

Yuddy Renaldi selaku Direktur Utama BJB mengatakan capaian ini karena bisnis model bank yang resilient. Selain itu kemampuan adaptasi perusahaan yang agile.

Sehingga lanjut dia, kinerja perseroan senantiasa berada di dalam jalur yang sesuai harapan.

Tahun 2020 menurutnya adalah momen yang penuh tantangan di seluruh lini kehidupan.

Krisis kesehatan serta ekonomi kata Yuddy memberikan tekanan yang begitu besar bagi industri perbankan nasional.

Dengan dorongan kekompakan dan kesungguhan kinerja semua insan perusahaan, imbuhnya, BJB berhasil melalui tes tahan uji ini dengan hasil menggembirakan. (GaluhID/Evi)

Artikel Lainnya

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
265PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan