Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020
 
 

Shin Tae-yong Bernyanyi, Ada Apa Dengan PSSI?

Berita Olahraga, galuh.id – Perbedaan pendapat soal pemusatan latihan Timnas Indonesia antara pelatih Shin Tae-yong dan PSSI memunculkan kabar tak sedap.

Bahkan beberapa hari terakhir ini, pelatih asal Korea Selatan itu, beberapa kali mengeluarkan komentar mengenai timnas Indonesia dan PSSI, yang diungkapkannya di media negeri ginseng itu.

Dikutip dari kantor berita Korsel, Yonhap. Shin Tae-Yong mengutarakan keinginan agar timnas Indonesia dapat menjalani pemusatan latihan (TC) di negaranya.

Namun, PSSI berkeras bahwa TC harus dilaksanakan Indonesia, malahan mereka meminta Shin Tae-yong untuk sesegera mungkin ke Indonesia untuk kembali melatih.

Saat ini Shin Tae-yong memang tengah berada di negaranya sejak bulan April lalu karena mewabahnya virus Corona. Maka PSSI menstop berbagai kegiatan Timnas Indonesia.

Akan tetapi, Shin menolak untuk kembali ke Indonesia, menurut dia melihat grafik virus Corona di Indonesia yang tak kunjung melandai menjadi salah satu alasannya.

Shin Tae-yong Bernyanyi Soal PSSI

Usai tarik ulur terkait soal TC, dua hari kemudian atau pada Kamis (18/6), media daring Korsel JoongAng Ilbo dan Naver Sports memuat wawancara eksklusif dengan Shin Tae-yong.

Dalam wawancara tersebut, eks pemian timnas Korsel di Piala Dunia 2018 itu melontarkan beberapa kritik terhadap PSSI termasuk soa kebijakan yang berubah-ubah dan gaji yang terlambat.

“Saya merasa bahwa PSSI telah mengubah kebijakan mereka dan tidak lagi bersikap kooperatif. Saya tidak tahan lagi,” keluh pria kelahiran Yeongdeok, Gyeongbuk, Korea Selatan itu dalam wawancara tersebut.

Sepanjang wawancara, Shin awalnya menggambarkan kegembiraannya dalam menandatangani kontraknya dengan PSSI.

Dia merasa bahwa visi dan misinya dengan PSSI sama-sama berjalan demi mengembangkan tim nasional selangkah demi selangkah menuju kesuksesan.

Shin Tae-yong juga awalnya menerima dukungan penuh dan dukungan dari PSSI dalam urusan tim nasional.

Namun pada argumen lain, Shin menyebutkan tentang bagaimana PSSI membebani dia dan tim nasional dengan target tidak realistis yang dia rasakan berada di luar kemampuan tim nasional saat ini.

Shin Tae-yong merasa bahwa tim nasional harus berkembang secara bertahap sebelum meraih trofi, namun PSSI merasa bahwa kesuksesan harus dicapai dalam sekejap.

Untuk hal ini, Shin melontarkan pertanyaan, dimanakah posisi Indonesia di peringkat FIFA? Menurutnya ada salah satu pejabat PSSI menjawab pertanyaannya dengan nada yang kurang enak.

Terakhir, Shin Tae-yong menyuarakan kekecewaannya terhadap respons PSSI terhadap tindakan tidak disiplin yang dilakukan oleh mantan asistennya, Indra Sjafri.

Indra Sjafri Dikeluarkan Sebagai Asisten Pelatih

Hal ini berujung Indra dikeluarkan dari posisinya sebagai asisten Shin Tae-yong setelah meninggalkan kamp pelatihan tim nasional Indonesia U-19 di Thailand tanpa izinnya.

Namun alih-alih mendisiplinkan Indra, PSSI malah mempromosikan pelatih asal PAUDang itu sebagai direktur teknis baru Timnas Indonesia. Hal ini tentu saja membuat Shin kecewa.

Terlepas dari berbagai polemik yang dihadapinya dengan PSSI, Shin Tae-yong tetap bertekad untuk membawa tim nasional Indonesia berprestasi.

Namun, dia merasa hal ini tidaklah gampang, Shin membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk merealisasikan visi dan misinya.

“Saya bukan pesulap, saya memerlukan dukungan berbagai pihak. Saya tahu antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola begitu tinggi,” kata pria berusia 51 tahun itu.

”Jika suatu hari Indonesia mencapai kesuksesan, tentu saja semua akan berbahagia dan saya ingin berada ditengah-tengah kebahagiaan itu,” ucapnya menambahkan.

Sanggahan PSSI Terkait Nyanyian Shin Tae-yong

Dikutip dari laman resmi PSSI, Minggu (21/6), Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri menuding Shin terlalu banyak bicara ke media.

“Dia ini sebenarnya banyak alasan saja. Karena tak yakin bisa memenuhi target tinggi yang dibebankan oleh PSSI kepadanya,” kata Indra Sjafri.

Bukan cuma itu saja, Indra Sjafri juga menyebut bahwa Shin bahkan  beberapa kali bersikap kurang etis dan seenaknya sendiri.

Disinggung soal indispliner yang dilontarkan Shin kepada Indra, pria yang mengorbitkan Evan Dimas enggan untuk mengomentari lebih jauh, dia memiliki alasan tertentu.

Menurutnya, sikap yang dianggap indispliner oleh Shin Tae-yong itu mengada-ada. Soalnya waktu itu dia harus sesegera mungkin menghadiri pesta pernikahan anak dari rekannya sesama pelatih, Rahmad Darmawan.

Bukan Indra Sjafri saja yang melontarkan sanggahan, PSSI sendiri tengah mengultimatum Shin untuk segera ke Indonesia.

PSSI memberikan waktu kepada Shin untuk kembali. Apabila tidak tepat waktu yang diberikan, maka bisa saja dipecat dari posisinya sebagai pelatih kepala.

Untuk menjaga hal buruk tersebut, PSSI kabarnya telah menyiapkan dua pelatih lokal. Pelatih tersebut yakni Indra Sjafri dan Fakhri Husaini untuk menggantikan Shin Tae-yong. (GaluhID/Dhi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Liga 2 2020 Dimulai, Sejumlah Klub Panaskan Mesin

Info Liga 2, galuh.id - Liga 2 2020 dimulai. Setelah ada kepastian tanggal pasti bergulirnya Liga 2 muncul, sejumlah klub peserta mulai...

Jadwal Liga 2 2020 Dimulai 17 Oktober, Selesai 5 Desember

Info Liga 2, galuh.id - Jadwal Liga 2 2020 dimulai pada 17 Oktober dan selesai pada 5 Desember. Kompetisi kasta kedua Liga...

Bursa Transfer Liga 2 2020 Mulai Ramai, Ferdinand Sinaga Gabung PSMS Medan

Info Liga 2, galuh.id - Bursa transfer Liga 2 2020 saat musim kompetisi di Indonesia belum kembali berlanjut usai dihentikan sementara karena...

Temukan Kami

49,111FansSuka
187PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Epic Games Gugat Google dan Apple, Game Fortnite Menghilang

Epic Games gugat Google dan juga Apple karena salah satu game besutan mereka di-remove. Anda bisa cek di Apps atau Play Store,...

Pilkades Ciamis Resmi Ditunda, Jika Maksa Cacat Hukum

Berita Ciamis, galuh.id - Pemerintah daerah kabupaten Ciamis memutuskan pelaksanaan Pilkades di Ciamis resmi ditunda. Pemilihan kepala desa ditunda hingga Pilkada 2020...

Tempat Nongkrong di Tasikmalaya Untuk yang Mulai Bosan di Rumah Aja

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Tempat nongkrong di Tasikmalaya berada di lokasi strategis dan mudah dijangkau oleh transportasi umum. Tempat nongkrong menjadi tujuan...

Hasil Liga Champions: PSG dan RB Leipzig ke Semifinal

Hasil Liga Champions pertandingan 8 besar pada Kamis (13/8/2020) antara Atalanta vs Paris Saint-Germain (PSG). Laga yang digelar di...

HP Xiaomi Redmi Note 7, Smartphone 2 Jutaan Spek Gahar

HP Xiaomi Redmi Note 7 masih menjadi salah satu smartphone terbaik di tahun 2020 ini terutama di masa New Normal. Ekonomi yang...