oleh

Terungkap, Pelaku Pembunuhan di Ciamis Ternyata Tetangga Korban

 
 

Ciamis, galuh.id – Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso mengungkap pelaku pembunuhan seorang guru SMK yang juga pengusaha makanan ringan, Rina Suharyati Amalia (46), di Dusun Cipeuteuy, Desa Girilaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Minggu (6/10/2019). 

Menurut Bismo, tersangka pelaku pembunuhan kasus tersebut, berinisial WK, seorang laki-laki yang masih berusia 27 tahun. WK diketahui merupakan tetangga korban.

“Pelaku ini adalah tetangga korban. Berjarak sekitar empat rumah dari rumah korban,” kata Bismo saat menggelar konferensi pers di Polres Ciamis, Minggu (6/10/2019).

Menurut Bismo, diduga motif pelaku melakukan perampokan dan pencurian ini adalah masalah ekonomi. Pelaku masih bekerja serabutan sebagai buruh. 

Saat pelaku mencuri barang di dalam rumah korban sekitar pukul 4.30 WIB., korban memergokinya.

“Jadi korban memergoki pelaku saat pelaku melakukan aksi pencuriannya. Kemudian pelaku melakukan tindak pidana pembunuhan,” ujar Bismo.

Dia mengungkapkan, korban dibekap dan dicekik dengan kain panjang. Bahkan kedua tangan korban juga diikat pelaku menggunakan kain. Seluruh barang bukti sudah diamankan pihak Kepolisian.

“Beberapa barang bukti yang sudah  diamankan itu yakni, uang sebesar Rp17.500.000, emas batangan 10 Gram, satu kalung emas kuning 12,7 gram, dan HP,” ucap Bismo.

Dia melanjutkan, barang bukti lainnya yakni, kaos warna hitam yang digunakan untuk mengikat kedua tangan korban, satu pasang manset warna hijau muda digunakan korban membekap mulut korban, kain sarung bantal warna pink untuk membekap mulut korban, dan kain kerudung warna merah yang digunakan korban untuk menjerat leher korban.

Atas perbuatannya itu, tersangka dikenakan Pasal 365 ayat (2) ke 1e dan ayat (3) KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara 15 (Lima belas ) tahun.

Bismo mengatakan, korban merupakan pengusaha makanan ringan yang juga guru SMK. Korban tinggal sendiri di rumah lantaran suaminya kerja di luar kota, sememtara anak-anaknya tinggal di pesantren. (galuh.id/Taz)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA