Ciamis, galuh.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Ciamis, Kania Herdiat, mengajak masyarakat menurunkan angka stunting melalui program DASHAT dan GERMAS.
Ia menegaskan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam menurunkan angka stunting.
Hal tersebut Kania sampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi percepatan penurunan stunting di SMPN 1 Cihaurbeuti, pada Rabu (23/4/2025)
Kegiatan sosialisasi tersebut diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Ciamis.
Dalam paparannya, Kania menjelaskan bahwa stunting bukan hanya berdampak pada fisik anak. Tetapi juga memengaruhi perkembangan otak dan daya tahan tubuh.
“Anak yang mengalami stunting cenderung memiliki hambatan kognitif dan motorik, serta berisiko tinggi terkena penyakit tidak menular saat dewasa,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh yang mencakup aspek pola makan, pola asuh, dan sanitasi.
Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) menjadi upaya nyata dalam pencegahan stunting.
Program DASHAT yang mengandalkan bahan pangan lokal, serta edukasi melalui Posyandu, menjadi upaya nyata TP PKK dalam mendukung ketahanan gizi keluarga.
Selain itu, Kania juga mengajak masyarakat untuk membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai bentuk pencegahan stunting sejak dini.
“Dengan membiasakan pola hidup sehat seperti konsumsi sayur dan buah, olahraga rutin, serta menjaga kebersihan lingkungan. Kita bisa menciptakan generasi sehat dan bebas stunting,” tambahnya.
Melalui program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan keterlibatan kader PKK, bidan desa, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK). Kania optimis target penurunan stunting di Ciamis dapat tercapai secara signifikan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk calon pengantin, ibu hamil, dan ibu menyusui untuk bersama-sama mewujudkan keluarga sehat dan berkualitas,” tutupnya. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
