Sabtu, 31 Juli 2021
Sabtu, 31 Juli 2021
BJB

Trik Pedagang Kuliner di Banjar Gaet Konsumen Saat Pandemi Covid-19

Berita Banjar, galuh.id – Pedagang kuliner bulak sawah di Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, memiliki kiat untuk menarik konsumennya.

Salah satu pedagang, Toha, menyampaikan triknya untuk menarik perhatian konsumen ke lapaknya yang bernomor 53.

Toha pun menceritakannya saat galuh.id mengunjungi lapaknya yang nampak selalu ramai oleh pembeli, Sabtu (6/1/2021).

“Iya Mas. Saya punya kiat tersendiri untuk menarik perhatian konsumen, sehingga Alhamdulillah meskipun pandemi pendapatan tidak menurun drastis,” jelasnya.

Toha bersama sang istri, Marwiah, juga membenarkan harus kreatif dalam mengelola lapak.

Pria berusia 44 tahun tersebut menceritakan salah satu kiatnya yaitu menerima berbagai masukan dari para konsumen.

Toha melayani dengan ramah para konsumennya sehingga ia terlihat akrab dengan mereka.

Bahkan Toha juga menyediakan sarana karaoke gratis untuk para konsumennya yang ingin bernyanyi sekaligus menikmati suasana pesawahan.

“Untuk hiburan kami menyediakan sarana untuk karaoke, wifi juga kami sediakan, untuk memuaskan konsumen kami,” jelas Toha.

Pedagang Kuliner Bulak Sawah sangat berharap agar pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga jam buka atau operasional pun dapat kembali normal.

Menurutnya, saat ini lapak-lapak mulai buka sekitar pukul 10.00 WIB dan tutup pada pukul 19.00 WIB.

“Sebelum pandemi kami bisa buka sampai larut malam, tapi kini maksimal pukul 20.00 WIB kami harus sudah tutup,” jelas Toha.

Oleh karena itu, Toha pun terus berkreasi menata lapaknya agar pelanggan tetap datang meski dalam kondisi pandemi, sehingga pendapatannya tidak menurun drastis.

Toha juga menyampaikan jangan khawatir untuk konsumen yang akan datang ke lapaknya. Karena lapaknya menyediakan tempat cuci tangan dan sabun.

Meskipun kini jam buka lapak terbatas, namun konsumen banyak yang membungkus makanannya.

“Kami menyarankan konsumen untuk memesan makanan dan membawa pulang. Karena lapak kami bukanya terbatas,” pungkasnya. (GaluhID/Ardiansyah).

Artikel Lainnya

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
265PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan