Banjar, galuh.id – Program unggulan Kartu Berdaya yang menjadi janji kampanye Pilkada 2024 di Kota Banjar kini menuai sorotan dari masyarakat.
Program ini merupakan janji kampanye Walikota Banjar, Sudarsono, dan wakilnya Supriana pada saat Pilkada 2024.
Warga mulai mempertanyakan manfaat konkret dari kartu tersebut, yang hingga kini belum terlihat realisasinya.
Eli Dewi, warga Kelurahan Hegarsari, mengungkapkan kebingungannya.
“Saya dapat Kartu Berdaya, tapi sampai sekarang belum tahu manfaatnya apa,” ujarnya pada Jumat (18/4/2025).
Berdasarkan informasi yang ia terima, kartu ini seharusnya dapat digunakan untuk mengakses berbagai bantuan.
Seperti bantuan modal usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan program lainnya. Namun hingga kini, belum ada kabar lebih lanjut.
“Katanya yang punya kartu ini akan dapat bantuan, tapi sampai sekarang belum ada kelanjutannya. Kami sudah tanyakan ke kelurahan, tapi belum ada jawaban pasti,” tambah Eli.
Lurah Hegarsari, Angga Tri Permana, membenarkan bahwa banyak warganya yang datang ke kantor kelurahan untuk meminta kejelasan terkait program ini.
“Iya, kemarin warga datang menanyakan kelanjutan Kartu Berdaya. Kami inisiatif mengumpulkan kartu-kartu tersebut untuk nantinya di koordinasikan setelah ada instruksi dari pak walikota,” jelas Angga.
Pengumpulan kartu ini menurut Angga, sebagai langkah awal untuk mendata dan memfasilitasi kebutuhan warga.
“Kami hanya mendata, karena semakin banyak warga yang datang menanyakan manfaat kartu ini. Untuk teknisnya, kami juga belum tahu dan masih menunggu arahan dari instansi terkait,” tambahnya.
Program kartu yang awalnya digadang-gadang sebagai solusi pemberdayaan masyarakat, kini menjadi sorotan.
Warga berharap pemerintah segera memberikan kejelasan dan merealisasikan janji-janji yang telah disampaikan. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
