Kamis, 17 Juni 2021
Kamis, 17 Juni 2021
BJB

Agun Apresiasi Kerajinan Saung Cuklik Pamarican Ciamis

spot_img

Berita Ciamis, galuh.id – Anggota Komisi XI DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa mengapresiasi pekembangan kerajinan tangan Saung Cuklik Pamarican Kabupaten Ciamis.

Hal tersebut Agun sampaikan saat mengunjungi Saung Cuklik Pamarican, yang mengolah kerajinan tangan dari bahan kayu, Rabu (23/12/2020).

Agun mengaku sangat mengetahui perkembangan awal kerajinan tersebut. Bahkan dirinya juga sudah membuat gong dan patung macan di Saung Cuklik.

Menurutnya, Saung Cuklik merupakan salah satu pengolah kerajinan berbahan baku kayu di Kabupaten Ciamis yang hasil pengerjaannya sangat apik dan terlihat rapi.

Kehadiran dirinya kembali ke tempat tersebut dalam rangka memberikan motivasi untuk para pengrajin.

”Saya pun kembali hadir ke sini untuk terus memberikan motivasi, apalagi di sini hampir semua pengrajinnya anak – anak muda,” ucap Agun.

Lebih lanjut Agun menerangkan bahwa Saung Cuklik Pamarican ini sudah mendapatkan manfaat dari program Sosial Bank Indonesia (BI) berupa mesin.

Saung Cuklik Pamarican Solusi Tangani Ekonomi Saat Covid-19

Maksud bantuan tersebut agar dalam produksinya bisa cepat. Karena berbeda dengan saat menggunakan alat tradisional.

Sementara itu, Ketua kerajinan Saung Cuklik Pamarican, Epul, mengatakan bahwa produksinya kebanyakan merupakan pesanan. Ada yang membuat tongkat, gong, golek.

Kemudian patung macan dan masih banyak lagi yang lainnya yang mereka kerjakan rutin seperti halnya bikin padud, alat pancing, cinderamata dan piala.

Hadirnya kerajinan di Saung Cuklik merupakan salah satu solusi dalam menangani ekonomi pada masa pandemi Covid-19 yang saat ini tengah melanda.

Pada kesempatan tersebut, Epul menyampaikan terima kasih kepada Kang Agun yang telah memberikan motivasi. Ia juga bersyukur pesanan kerajinan selalu ada setiap harinya.

“Banyak terima kasih pada Kang Agun. Yang telah memberi motivasi dan selalu konsisten untuk rakyat. Kami juga bersyukur untuk pesanan selalu ada tiap harinya,” katanya.

Sekarang ini, lanjut dia, dalam pengerjaannya agak cepat karena menggunakan mesin bantuan PSBI.

”Sedangkan dulu saat ada pesanan, pengerjaan di kita agak lama, karena dulu kita masih pakai alat tradisional,” pungkas Epul. (GaluhID/Evi)

 
 
Loading...

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
253PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan