oleh

Awalnya Diduga Mata-mata Negara Lain, Drone Jatuh di Sukadana Ciamis

 
 

Ciamis, galuh.id – Warga Dusun Margaluyu, Desa Margajaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis dikagetkan dengan penemuan pesawat tanpa awak (Drone) yang jatuh pada Minggu (24/11/2019).

Pesawat tanpa awak itu terjatuh dan mendarat di pohon bambu, sekitar pukul 10.30 WIB.

Seorang warga setempat, Mamat (49) saat dihubungi wartawan mengaku dirinya melihat pertama kali drone tersebut. Pada saat itu, Mamat sedang duduk santai di pos ronda. Ia melihat pesawat kecil yang sedang berputar-putar di udara.

Mamat bersama warga lainnya terus memperhatikan pesawat tersebut. Serta terus mengamati kemana tujuan drone itu dan mencari tahu apa maksud pesawat tersebut berputar-putar di seputaran rumah warga.

Tidak lama kemudian, pesawat tanpa awak tersebut tersangkut di rerimbunan pohon bambu. Mamat segera melaporkan kejadian itu kepada kepala dusun. 

“Tadinya warga mengira drone tersebut mata-mata dari negara lain, ternyata bukan,” ujarnya.

Diketahui drone tersebut milik Nazif Arif S.T., warga Dusun Sindang Sirta RT 001 RW 007, Kecamatan Sindang Sirta, Kabupaten Bandung.

Ekbang Desa Margajaya, Kecamatan Sukadana, Endang menuturkan bahwa drone tersebut terbang di sekitaran Ciamis untuk kepentingan pemotretan udara dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kegiatan PTSL itu sudah bekerjasama dengan pihak Desa Margajaya. 

β€œIni untuk kepentingan pengukuran tanah. Jadi bukan pesawat mata-mata. Ini resmi ada ijinnya dan surat tugasnya. Pesawat jatuh karena kemungkinan trouble sinyal saja,” ujar Endang.

Karena terjatuh, kata dia, pesawat rusak parah di bagian ekor, dan baling-baling patah. Bahkan drone itu jadi tontonan warga dan anak-anak.

“Pemilik pesawat bersama perangkat desa serta Babinsa langsung berkoordinasi dan menjelaskan kepada warga tentang kejadian tersebut, agar masyarakat tidak mencurigai apa yang sedang dilakukan oleh Bapak Nazib,” jelas Endang. (GaluhID/Taz)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA