oleh

Bos Heri dari Banjarsari Ciamis, Sosok Dibalik Roti Viral yang Banyak Dicari

 
 

Banjarsari, galuh.id – Saat ini jagat maya dihebohkan dengan roti gulung yang banyak dicari warga net. Konon lantaran viralnya itu, roti viral tanpa label merk ini disebut roti viral.

Galuh ID berusaha mencari pabrik roti yang memproduksi roti viral ini. Pencarian kami membuahkan hasil. Kami menyambangi Dusun Kedungkendal, RT 05, RW 11, Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, pabrik rumahan yang memproduksi roti viral.

Suheri atau lebih dikenal dengan Bos Heri adalah bos yang memproduksi roti viral. Kepada Galuh ID, Heri mengaku baru 8 bulan memproduksi roti viral, namun sudah merekrut 15 orang karyawan dari warga setempat.

“Awal-awal produksi, saya memasok roti ke pasar Ciamis dan Tasik, kalau sekarang sudah nggak, karena pembeli datang sendiri ke pabrik, mereka memesan ke sini, terus terang melayani pesanan saja sudah kewalahan,” katanya saat ditemui Galuh ID di pabriknya, Sabtu (19/10/2019).

Dalam sehari, kata Heri, pabriknya hanya mampu memproduksi 5.000 piece roti dalam 120 keranjang.

“Sebenarnya pesanan cukup banyak, tapi karena keterbatasan pekerja, ya sudah semampunya saja. Banjir pesanan itu, tapi ya terpaksa ada yang ditolak,” katanya.

Heri memproduksi roti viral dalam lima rasa, rasa keju polos, coklat polos, coklat keju, coklat kacang dan rasa pandan. Dalam sehari, Heri mengaku mendapat omzet Rp 5 juta sampai Rp 8 juta.

“Rotinya belum saya kasih nama, karena untuk menentukan nama masih dipertimbangkan mana yang lebih pas namanya. Tadinya mau di kasih nama Wangon Bekri sesuai dengan tempat dimana saya dilahirkan, tapi karena roti ini sudah dikenalnya roti viral, jadi masih saya pertimbangkan,” ucapnya.

Sementara itu dari pantauan Galuh ID di pasar tradisional Banjarsari, Minggu (20/10/2019) pagi, roti viral sudah ludes dibeli.

Menurut Yanti (35), salah seorang pembeli roti viral di pasar Banjarsari, mengatakan, roti gulung yang saat ini sedang viral tersebut langsung terjual habis saat penjualnya datang.

“Datang penjualnya, langsung laris manis, kadang sampai tak kebagian, harus pagi-pagi saat penjualnya datang, kalau siangan dikit ya sudah nggak kebagian,” katanya.

Roti viral ini diakui pembelinya, rasanya enak dan harganya pun cukup murah, hanya seharga Rp 3 ribu rupiah per gulungnya. (GaluhID/Uus)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA