Sabtu, 11 Juli 2020
Sabtu, 11 Juli 2020
 
 

Colok Gembrung, Makanan Khas Ciamis yang Wajib Dicoba

Ciamis, galuh.id – Colok Gembrung, makanan khas Ciamis yang satu ini wajib dicoba oleh para pemudik yang sedang berada atau sekadar singgah di Ciamis. Kuliner unik berbahan kikil mirip sate ini, sudah ada sejak dulu dan hanya ada di Ciamis. Warga Ciamis biasa menyebutnya colok gembrung karena bentuk kulitnya dipotong kecil-kecil dan ditusuk dengan lidi seperti sate.

Colok gembrung ini memiliki rasa yang khas, karena bumbunya dibuat dengan resep khusus berbahan galendo yang juga merupakan makanan khas Ciamis. Saat dimakan, kikil tipis yang dilumuri bumbu ini terasa empuk. Sensasi manis gurih pun terasa lezat di lidah.

Cara makannya bisa langsung sebagai cemilan. Atau bisa juga dimakan dengan ketupat lebaran bahkan dijadikan lauk nasi juga cocok. Colok Gembrung disukai oleh berbagai kalangan dari anak-anak hingga dewasa.

Kuliner ini bisa didapat  dari penjual di beberapa sudut di Pasar Manis Ciamis atau di sekitar Alun-alun Ciamis. Setiap Minggu pagi, penjual Colok Gembrung bisa ditemui di pasar dadakan parkiran sirkuit BMX Ciamis.

Menurut para pedagang makanan khas Ciamis ini, kemungkinan dinamakan colok gembrung karena pertama, kata ‘colok’ merupakan bahasa sunda yang dalam bahasa Indonesia berarti tusuk. Sedangkan ‘gembrung’ artinya bunyi yang keluar dari alat musik berbahan kulit seperti beduk. Ada juga yang mengartikan ‘gembrung’ ini sama dengan ‘gembrong’ artinya berkumpul, itu karena kulit penuh dilumuri bumbu olahan galendo.

Salah seorang perajin Colok Gembrung asal Desa Pasirdatar Kecamatan Baregbeg Ari Herdian, mengaku sudah lima tahun menekuni jualan kudapan ini. Bersama istrinya Nia Kurniasih, Ari  meneruskan usaha kakek dan neneknya yang sudah terlebih dulu jualan.

“Memang ini makanan khas Ciamis asli, mungkin di daerah lain juga ada yang mirip tapi beda, saya dulu belajar dari nenek dan sekarang meneruskan usaha ini,” ungkapnya saat ditemui sedang berjualan di parkiran BMX, Minggu (9/6/2019).

Dikatakan Ari, di musim lebaran ini penjualan Colok Gembrung sangat laris. 1500-2500 tusuk yang disediakannya langsung diborong habis. Seperti terlihat di pasar dadakan BMX, 1500 tusuk yang dibawanya dalam waktu hanya sekitar 2 jam sudah habis terjual. Bahkan, banyak pembeli yang kesiangan terpaksa harus gigit jari karena tak kebagian.

“Kalau lagi lebaran gini pembeli banyak dari luar daerah sehingga menjelang siang dagangan Colok Gembrung ini sudah habis,” imbuhnya.

Untuk bisa menikmati kudapan khas ini pembeli cukup merogoh uang Rp 10.000 per bungkusnya.

Harga satu tusuknya Rp 1.000, dibungkus dengan daun pisang menjadi 1 paket berisi 10 tusuk.

“Biasanya pembeli juga meminta tambah bumbunya, karena mungkin khasnya di bumbunya ini terbuat dari galendo yang sudah diolah pake bawang dan bumbu lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Nia Kurniasih, Istri Ari, menerangkan pengolahan colok gembrung ini cukup panjang, kulit yang didatangkan dari Garut diolah sehari semalam, lalu dipotong kecil memanjang, baru dimasak dan diberi bumbu, terakhir ditusuk seperti sate menggunakan lidi. Untuk membantu pengolahan bahan colok gembrung Nia kini memiliki 2 karyawan tetap di rumahnya.

“Untuk sekarang memang penjualan laris, cuma untuk bumbu agak sulit, karena banyak pabrik galendo yang libur lebaran,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Ani (40) mengatakan Colok Gembrung ini sudah menjadi kudapan favoritnya sejak kecil.

“Makan Colok Gembrung ini tak pernah ada bosannya, sejak lama rasanya rasanya tetap sama. Memang rasanya sudah khas, terutama pada bumbunya itu,” pungkasnya. (galuh.id/Yuliana)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Syarat Pelaksanaan Salat Idul Adha Berjamaah di Masjid Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis menyampaikan beberapa persyaratan terkait pelaksanaan salat Idul Adha berjamaah di Masjid.

Angkat Potensi Ciamis, Mahasiswa Asal Purwadadi Hadir Untuk Mengabdi

Berita Ciamis, galuh.id - Sejumlah mahasiswa yang berasal dari Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, membentuk sebuah paguyuban kedaerahan. Satu di...

Temukan Kami

49,382FansSuka
186PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Lainnya

Garuda Pancasila Lambang Negara Indonesia, Ini Sejarahnya

Berita Nasional, galuh.id - Garuda Pancasila lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak serta merta diputuskan menjai lambang negara.

Viral Foto Model di Jalan Lakbok, Berikut Respon DPUPRP Ciamis

Lakbok, galuh.id - Dinas Perumahan Umum dan Penataan Ruang dan Pertahanan DPUPRP Kabupaten Ciamis merespon viralnya foto model di jalan lakbok yang...

WhatsApp Diretas, Jangan Takut! Ini Cara Mencegah dan Mengamankan Akun

WhatsApp diretas sudah bukan hal baru lagi. Bahkan beberapa waktu lalu, ribuan grup WhatsApp sempat bocor di Google Search hingga bisa diakses...

Jelang PPDB, Pesantren di Ciamis Menyediakan Karantina Khusus

Berita Ciamis, galuh.id - Jelang PPDB atau Penerimaan Peserta Didik Baru hanya tinggal 1 bulan lagi tepatnya pada tanggal 13 Juli 2020...

Kisah Nabi Ayyub yang Sabar Hadapi Penyakit Mematikan

Dalam Al-Qur'an, terdapat berbagai kisah nabi yang bisa diambil hikmahnya. Salah satunya adalah kisah Nabi Ayyub a.s. "Dan...