Banjar, galuh.id – Dinas Kesehatan Kota Banjar melalui Puskesmas melakukan pemeriksaan sampel gula merah produksi lokal guna memastikan keamanan konsumsi produk tersebut.
Dinas Kesehatan terus berupaya menjaga kesehatan masyarakat. Melalui Puskesmas Langensari 2, mereka memeriksa sampel produk Industri Rumah Tangga (IRT) pembuatan gula merah, Jumat (25/4/2025) lalu.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Banjar, Endang Hamdan, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengawasan lapangan rutin.
Pemeriksaan dilakukan oleh petugas sanitasi terhadap gula merah produksi para pengrajin di wilayah Langensari.
“Uji yang kami lakukan melibatkan parameter formalin, boraks, dan rhodamin B untuk memastikan tidak adanya bahan berbahaya dalam gula merah yang beredar,” jelas Endang, Senin (28/4/2025).
Proses uji laboratorium tengah berlangsung, Dinas Kesehatan masih menunggu hasilnya. Endang menegaskan bahwa tindak lanjut akan pihaknya lakukan setelah hasil uji laboratorium keluar.
“Kami akan melihat hasil uji lab untuk memastikan langkah selanjutnya,” katanya.
Selain pemeriksaan gula merah, pengawasan terhadap produk IRT lainnya juga tetap berjalan. Namun, fokus utama saat ini adalah memastikan keamanan gula merah yang menjadi produk unggulan pengrajin lokal.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kualitas produk lokal.
Dengan pemeriksaan yang cermat, diharapkan produk gula merah dari Langensari dapat terus menjadi pilihan sehat bagi masyarakat Banjar. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
