Sabtu, 19 Juni 2021
Sabtu, 19 Juni 2021
BJB

Hati-Hati Penipuan via WhatsApp Modus Bantuan, Catut Anggota DPRD Ciamis

spot_img

Berita Ciamis, galuh.id – Seiring teknologi yang kian berkembang, modus penipuan baru pun bermunculan. Saat ini, muncul penipuan melalui platform WhatsApp.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, belum lama ini menimpa salah satu anggota DPRD Ciamis dari fraksi PDIP, Yogi Permadi.

Ada oknum tak bertanggung jawab mengatasnamakan Yogi Permadi di aplikasi WhatsApp.

Guna meyakinkan korban, si penipu itu mencatut nama Yogi dan memasang foto profile WhatsApp-nya pun menggunakan foto dia.

Yogi Permadi mengungkapkan, sasaran pelaku adalah lembaga yang berbentuk yayasan.

Di dalam percakapannya kata Yogi, pelaku berniat ingin menyalurkan sumbangan berupa uang dengan nilai puluhan juta rupiah.

Akun yang mengatasnamakan dirinya itu meminta nomor rekening calon korban, alasannya untuk mentransfer dana bantuan yang akan disalurkan.

Agar bantuan tersebut segera cair, pelaku meminta uang terlebih dahulu ke nomor rekening yang ia kirim.

“Asli saya kaget, ada beberapa pimpinan lembaga menghubungi saya. Mereka menanyakan terkait kebenaran bantuan itu,” ujar Yogi.

Ia pun segera mengklarifikasi kepada para pemilik yayasan tersebut bahwa kejadian itu hanyalah hoaks dan sebuah modus penipuan.

Yogi juga merasa heran, yayasan yang oleh pelaku hubungi adalah kerabat dekat dirinya. Beruntung tidak ada korban yang berhasil pelaku kelabui.

“Beruntung korban menyadari kalau itu modus penipuan. Karena nomor WhatsApp yang pelaku gunakan berbeda dengan yang saya gunakan,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya belum melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Hanya saja, ia berharap masyarakat tak mudah tergiur dengan iming-iming bantuan seperti itu.

“Semoga masyarakat juga tidak mudah tergiur dengan bantuan, harus pastikan terlebih dahulu siapa yang menghubungi,” ucap Yogi.

“Coba berfikir tenang saat menerima informasi bantuan, cek lagi kebenarannya, jangan sampai terperangkap oleh modus pelaku penipuan,” tegasnya. (GaluhID/Evi)

 
 
Loading...

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
253PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan