Kades Cibadak Ciamis Klarifikasi Penutupan Kantor Desa

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Ciamis, galuh.id – Kepala Desa atau Kades Cibadak Banjarsari Ciamis, Margo Suwono, mengklarifikasi terkait penutupan sementara pelayanan masyarakat di desanya.

”Itu hanya salah nulis tanggal saja. Dikira hari Jumat itu tanggal 25, padahal yang sebenarnya tanggal 26,” ujar Margo kepada galuh.id Jumat (26/2/2021).

Menurut Margo, penutupan sementara itu hanya satu hari saja yaitu Jumat. Ia memastikan Kantor Desa Cibadak akan buka kembali pada Senin (1/3/2021).

Baca Juga: Kantor Desa Cibadak Ciamis Ditutup Sementara, Ada Apa?

- Advertisement -

Perangkat desa yang dugaan ada kontak erat dengan yang terkonfirmasi virus corona, hasil swabnya kata Margo sudah keluar hari ini dan negatif.

Maka perkiraan menurut Kades Cibadak ini seluruh perangkat desa yang lainnya hasil swabnya pun akan sama yaitu negatif.

“Insya Allah Kantor Desa Cibadak kembali buka pada Senin esok, karena pelayanan bagi masyarakat harus kita utamakan,” tutur Margo.

Ia juga mengajak kepada seluruh warga di desanya untuk bersama-sama mewujudkan Desa Cibadak nol persen reaktif Covid-19.

- Advertisement -

”Agar Desa Cibadak terbebas dari virus corona, tentunya warga pun harus disiplin dalam menjalankan protokoler kesehatan,” ucap Margo.

Berita sebelumnya, pelayanan masyarakat di Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, tutup mulai tanggal 25 Februari sampai 3 Maret 2021.

Penutupan sementara pelayanan masyarakat itu lantaran adanya dugaan perangkat desa setempat kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Penutupan sementara tersebut bertujuan untuk mensterilkan Kantor Desa Cibadak dari virus Corona dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan. (GaluhID/Uus)

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Cukup Hubungi 112, Si Manis Ambulans RSUD Ciamis Siap Jemput Pasien Darurat Tanpa Biaya

RSUD Ciamis meluncurkan Si Manis Ambulans, layanan ambulans gratis terintegrasi dengan Call Center 112 untuk masyarakat miskin. Inovasi ini memastikan penanganan darurat cepat tanpa biaya. Program ini, dipelopori Rd. Aris Sukmayana, mendukung verifikasi data penerima bantuan dan berkomitmen pada akses layanan kesehatan yang setara bagi semua.

Artikel Terkait