oleh

Kadisdik Ciamis: Jangan Paksa Anak Belajar, Biarkan Bersosialisasi Dulu

 
 

Ciamis, galuh.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, terus berbenah dalam hal mutu pendididikan. Hal ini dilakukan sebagai upaya agar guru bisa membangun potensi siswa.

Dimulai dari anak usia dini, dimana guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan pendidikan kepada anak.

“Guru harus mengkreasi proses pembelajaran menjadi kreatif dan inovatif,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, selepas memberikan materi pada acara Workshop Pengembangan Pembelajaran Inovatif Guru PAUD di Hotel The Priangan, Rabu (07/08/2019).

Ia menjelsakan, peningkatan kreatifitas dan inovasi dari tenaga pendidik ini akan mampu membangun potensi siswa, dalam hal penyerapan materi yang diberikan selama proses pembelajaran di kelas.

“Guru PAUD harus menanamkan pada pendidikan karakter dan kecerdasan anak sejak usia dini. Karena sekarang PAUD menjadi peletak dasar sebelum mereka masuk ke sekolah dasar,” katanya.

Andang menyebut tentang kesiapan mental dan psikologi anak yang sangat penting, sehingga PAUD diberi ruang untuk berkreatifitas meningkatkan pemahaman dan pendalaman karakter anak.

“Bisa dengan berkunjung ke rumahnya, agar tahu kondisi keluarga si anak itu,” jelasnya.

Ditambahkannya, guru PAUD harus mampu membuat suasana nyaman bagi anak. Dengan cara pendekatan dari hati ke hati dan memaksimalkan bakat serta potensi anak. Hal ini, kata dia, akan membuat anak terbiasa ketika masuk ke Sekolah Dasar (SD).

“Ketika usia dini atau usia PAUD, orang tua jangan memaksakan supaya bisa baca tulis. Jika belum bisa jangan dipaksakan, biarkan terlebih dulu anak PAUD belajar bersosialisasi dengan lingkungannya,” tambahnya. (Galuh.id/Dede)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA