Kontra PSPS Riau Ditunda, PSGC Ciamis Alihkan Fokus Hadapi Persibat Batang

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita PSGC, galuh.id – Setelah laga PSPS Riau kontra PSGC Ciamis di matchday ke-19 Liga 2 2019 resmi ditunda, kini PSGC Ciamis langsung fokus pada matchday ke-20 yang akan digelar pada tanggal 2 Oktober mendatang.

Laga PSGC Ciamis dengan Persibat Batang digelar di Stadion Moch Sarengat, Batang, Rabu (2/10/2019) sore. Sebelum melakoni laga tersebut harusnya PSGC Ciamis bertandang ke markas PSPS Riau di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, lebih dulu yakni pada Jumat (27/9/2019).

Tapi, laga tersebut ditunda karena terjadinya bencana kabut asap yang mengepung sebagai besar daerah provinsi Riau, termasuk venue pertandingan di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru.

Hingga berita ini dibuat, belum ada kepastian kapan dan di mana pertandingan tunda PSPS vs PSGC akan digelar.

- Advertisement -

Lawan PSPS ditunda, untuk jadwal pengganti belum ada info resmi, kami berfokus ke hari Rabu lawan Persibat Batang,” kata asisten pelatih PSGC Ciamis, Dicky Jong, kepada Galuh ID, Sabtu malam (28/9/2019).

Menurutnya, tidak banyak perubahan dalam persiapan saat melawan PSPS Riau dan Persibat Batang. Kini, PSGC Ciamis memiliki waktu lebih panjang untuk persiapan.

Untuk menghadapi laga tersebut, sejumlah persiapan akan dilakukan untuk menjaga performa pemain, yaitu berupa program latihan.

Saat ini, PSGC Ciamis bertengger di peringkat 11 papan klasemen sementara Liga 2 Indonesia 2019, dan kantongi 16 poin dari 18 pertandingan yang telah mereka mainkan.

- Advertisement -

Sementara itu, Persibat Batang pada laga sebelumnya di matchday ke-19 sukses mengandaskan perlawanan PSCS Cilacap dengan skor 3-2, dan menempati posisi ke-9 atau satu strip diatas zona degradasi dengan 19 poin dari 19 laga yang telah dimainkan. (GaluhID/Allez)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Unik! Warga RT 23 Desa Cibadak Ciamis Gelar Pemilihan Ketua RT Layaknya Pemilu

Warga RT 23 Dusun Mekarsari, Desa Cibadak, menggelar pemilihan Ketua RT pada 31 Juli 2026 dengan konsep mirip Pemilu. Ucu Rahmat terpilih sebagai Ketua RT setelah meraih suara terbanyak. Konsep pemilihan ini bertujuan untuk memastikan keterbukaan dan transparansi, serta melibatkan partisipasi langsung warga. Biaya pemilihan berasal dari kas RT dan donatur.

Artikel Terkait