Lewat JaGa Desa, Kejari Kota Banjar Sosialisasikan Bahaya Judi Online

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Banjar, galuh.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar, Jawa Barat melalui program Jaksa Garda Desa (JaGa Desa) memberikan sosialisasi penerangan hukum kepada masyarakat mengenai bahaya judi online.

Menurut Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Banjar, Akhmad Fakhri, judi online dan pinjaman online itu sangat berdampak negatif untuk masyarakat, Senin (29/7/2024).

Ia mengatakan bahwa hal demikian adalah aktivitas ilegal yang tidak hanya melanggar hukum saja.

Melainkan menurut Fakhri, merusak kehidupan sosial dan ekonomi di masyarakat.

- Advertisement -

“Judi online dan pinjaman online yang sekarang sedang marak itu sangat merugikan masyarakat,” katanya.

“Bukan hanya masalah hukum saja, tapi juga masalah moral dan sosial. Banyak keluarga, masyarakat yang hancur karena terjebak dalam lingkaran setan judi online,” sambungnya.

Ia mengharapkan dengan adanya kegiatan JaGa Desa ini bisa meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

- Advertisement -
Berita Terbaru

Bangun Tim Kompetitif, Seluruh Pemain PSGC Ciamis Wajib Lolos Medical Check-Up

PSGC Ciamis mempersiapkan diri menghadapi Liga 2 musim 2026/2027 dengan melakukan medical check-up menyeluruh untuk seluruh pemain. Pelatih Herry Kiswanto menekankan pentingnya kesehatan pemain sebagai bagian dari proses seleksi. Hasil pemeriksaan akan membantu dalam menentukan komposisi tim dan meminimalkan risiko cedera sebelum latihan intensif dimulai.

Artikel Terkait