Penerima Prakerja Gelombang 10 Diumumkan, Buruan Cek Dashboard!

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Penerima Prakerja Gelombang 10 sudah diumumkan hari ini, Jum’at (2/10/2020). Hal ini pastinya menjadi berita membahagiakan bagi para peserta kartu Prakerja, pasalnya penantian yang cukup lama sudah berakhir hari ini.

Seperti yang kita tahu, pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 sudah dimulai sejak tanggal 26 September 2020 dan ditutup dua hari setelahnya.

Hal ini disebabkan karena kuota pada gelombang 10 dibuka sebanyak 116.261 orang. Berbeda dengan gelombang sebelumnya yang mencangkup lebih banyak hingga 800.000 orang.

Baca Juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 11 Akankah Dibuka?

- Advertisement -

Tentunya penerimaan kuota yang tergolong sedikit ini memang menjadi tujuan dari gelombang 10. Inipun didasari karena Kartu Prakerja Gelombang 10 ditargetkan untuk melengkapi target gelombang 1-9 hingga 100 persen.

Diharapkan Gelombang 10 dapat mencakup seluruh target yang sudah pemerintah atur sejak 11 April 2020 pada saat program Kartu Prakerja dimulai.

Untuk pengumuman Penerima Prakerja Gelombang 10 sudah dimulai sejak pukul 12:00 siang tadi (Jum’at, 2/10/2020). Hal ini sudah di ujarkan oleh Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu saat dihubungi dengan salah satu wartawan berita.

Untuk besarnya dana yang dibagikan, Pemerintah memberikan dana sebesar Rp 3.550.000 bagi peserta yang lolos sebagai penerima Kartu Prakerja.

- Advertisement -

Rinciannya, dana sebesar Rp 1.000.000 digunakan untuk membayar pelatihan online Kartu Prakerja.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Permudah Pelajar Miliki KTP-el, Disdukcapil Ciamis Luncurkan WASTU KANCANA

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan untuk menerapkan inovasi WASTU KANCANA. Program ini bertujuan memudahkan perekaman KTP elektronik bagi pelajar, mendukung kelancaran Sistem Penerimaan Murid Baru 2026, dan meningkatkan kesadaran administrasi kependudukan di kalangan pelajar.

Artikel Terkait