Senin, 19 Oktober 2020
Senin, 19 Oktober 2020
 
 

Perbedaan Rapid Test dan Swab Test, Dua Jenis Tes Virus Corona di Indonesia

Hubungi Kami

Masih ada yang belum mengetahui perbedaan rapid test dan swab test. Padahal, meski sama-sama mengidentifikasi penularan virus Corona, kedua test ini berbeda. Dari mulai pengambilan sampel, cara kerja, dan waktu mendapatkan hasil, terdapat kelebihan atau kekurangan masing-masing.

Seperti yang telah dilaporkan, virus Corona masuk ke Indonesia sejak bulan Maret 2020 dan menyebabkan wabah penyakit Covid-19.

Untuk mengetahui secara pasti apakah seseorang terjangkit Corona, diperlukan test oleh tenaga medis. Jika hasilnya positif Corona maka ia perlu diisolasi agar tidak menularkan virus ke orang lain.

Siapa yang perlu menjalani pemeriksaan ini?

● Anda yang memiliki riwayat perjalanan baik dalam negeri maupun luar negeri.

● Anda yang mengalami gejala-gejala demam, sesak napas, batuk, atau gangguan pernapasan lainnya.

● Anda yang telah melakukan interaksi dengan pasien dalam pengawasan.

● Petugas kesehatan yang menangani kasus covid-19 beresiko tinggi tertular.

● Anda yang bekerja dengan melibatkan banyak interaksi sosial, seperti petugas bandara atau pedagang di pasar.

Jika kemungkinan tertular virus Corona rendah, maka Anda perlu melakukan tindakan pencegahan. Rajin mencuci tangan, membiasakan pola hidup sehat dan higienis, serta berdiam diri di rumah. Anda hanya boleh keluar rumah dalam situasi darurat.

Perbedaan Rapid Test dan Swab Test

Kedua tes tersebut merupakan tes yang dilakukan di Indonesia. Rapid test dilakukan secara massif, selanjutnya untuk mengonfirmari positif atau negative Corona, hasil rapid test biasanya ditindaklanjuti dengan swab test.

Rapid Test

Karena penyebaran virus Corona semakin luas, rapid tes mulai dijalankan. Rapid test bertujuan untuk mendata orang-orang yang butuh penanganan lanjut. Cara ini dinilai lebih praktis dan cepat karena hanya membutuhkan waktu 10-15 menit untuk mendapatkan hasil.

Sampel yang diambil adalah darah dari ujung jari pasien. Dalam tubuh kita terdapat antibody IgG dan Igm. Saat tubuh terinfeksi oleh virus, maka jumlah IgG dan Igm dalam sampel darah akan bertambah. Apabila sampel darah menunjukkan bertambahnya kadar IgG dan Igm, maka ia disimpulkan terinfeksi virus Corona.

Jika menunjukkan hasil negatif, maka rapid test bisa diulang dalam jangka waktu 7-10 hari. Disarankan untuk mengisolasi diri selama 14 hari meski tidak mengalami gejala apa pun atau merasa sehat.

Kendati demikian, hasil pemeriksaan rapid test dianggap tidak cukup akurat untuk menyatakan pasien positif covid-19. Pasien yang telah diketahui terinfeksi Corona oleh rapid test, harus menjalani pemeriksaan selanjutnya yaitu swab test.

Perlu diingat rapid test bukanlah test untuk melihat adanya virus Corona dalam tubuh seseorang, namun melihat sejauh mana antibody dalam tubuh seseorang bisa melawan Covid-19.

Swab Test (PCR)

Perbedaan rapid test dan swab test bisa dilihat dari teknik pemeriksaan yang digunakan. Swab test diperiksa melalui teknik PCR (Polymerace Swab Reaction). Antara swab test dan PCR adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Swab test dilakukan untuk pengambilan sampel, sedang kan PCR dilakukan untuk mendiagnosis pasien.

Perbedaannya dengan rapid test,  terlihat pada langkah in, swab test lebih rumit dan hanya bisa dijalankan di laboratorium.

Pada pemeriksaan swab, dibutuhkan sampel lendir yang diambil dari hidung atau tenggorokan. Pemeriksaan ini memberi hasil yang lebih akurat untuk menyatakan seorang pasien positif terjangkit Covid-19. Sebab, virus Corona menempel di sistem pernapasan.

Tenaga medis akan meminta pasien duduk di kursi. Lalu, akan dimasukkan sebuah alat yang menyerupai cotton bud tetapi lebih panjang. Alat itu dimasukkan hingga mentok ke dalam hidung, dan menyapu area itu supaya lendir bisa terserap.

Kemudian, alat tersebut disimpan ke dalam tabung tertutup. Selanjutnya dikirim ke laboratorium untuk menjalani PCR. Jika tidak bisa lewat hidung, pengambilan sampel akan dilakukan lewat tenggorokan.

PCR adalah teknik untuk mencocokkan DNA atau RNA yang terdapat pada sampel dengan DNA atau RNA virus Corona. Jika ternyata cocok, maka pasien itu dinyatakan positif terjangkit covid-19. Jika tidak cocok, hasilnya negatif covid-19.

Pemeriksaan PCR membutuhkan waktu beberapa jam hingga berhari-hari untu mendapatkan hasil. Meskipun begitu, hasil bisa keluar lebih lama laboratorium penuh dan sampel yang akan diuji harus mengantri.

Selama menunggu hasil PCR keluar, disarankan juga mengisolasi diri sendiri minimal selama 14 hari. Selama masa isolasi, jaga jarak 1 meter dengan orang lain dan selalu gunakan masker setiap kali keluar rumah.

Itulah perbedaan rapid test dan swab test. Jika seseorang dinyatakan positif lewat rapid test, hal itu tidak berarti orang tersebut terkonfirmasi positif Covid-19. Baru setelah swab test dilakukan dan hasil pemeriksaan PCR terhadap swab tersebut menyatakan positif, maka baru bisa dikatakan pasien tersebut positif Corona. (GaluhID/Elsa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Imunitas Cegah Infeksi COVID-19, Begini Cara Meningkatkan Imun Tubuh

Untuk mencegah infeksi virus Covid-19 kita memang harus sangat waspada. Selain menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M), meningkatkan imun tubuh...

Apakah Sakit Tenggorokan Termasuk Gejala Covid-19?

Sakit tenggorokan adalah penyakit dalam pernapasan yang disebut-sebut menjadi salah satu dari gejala Covid-19. Penyakit ini membuat penderitanya akan mengalami demam, tenggorokan...

Rahasia Cantik Chelsea Islan, Perawatannya Pakai Bahan Ini!

Rahasia Cantik Chelsea Islan tentunya menjadi pertanyaan banyak kaum hawa. Mungkin beberapa persepsi lain memiliki pandangan bahwa dia memang sudah cantik dari...

Temukan Kami

48,648FansSuka
196PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Drama BTS Universe YOUTH Siap Rilis, Berikut Para Aktor Pemerannya

Peluncuran drama BTS Universe YOUTH telah diresmikan pihak rumah produksi. Drama tersebut akan diproduksi oleh Produser Kim Jae Hong.

Redeem Code ML Terbaru 2020, Segera Tukarkan!

Redeem code ML merupakan kombinasi dari 17 digit karakter unik yang dapat Anda tukarkan dengan berbagai item. Pastinya item...

Cara Daftar BLT UMKM Online, Dapat Dana Bantuan Rp 2,4 Juta

Cara daftar BLT UMKM Online, atau biasa disebut dengan Banpres (Bantuan Presiden) sebenarnya sangat mudah. Asalkan tahu alur pendaftarannya ke mana saja.

Cara Dapat BLT UMKM, Ini Ketentuannya Agar Bisa Cair!

Bagi para pelaku UMKM kini pemerintah memberikan bantuan agar mampu bertahan di tengah pandemi. Cara dapat BLT UMKM para pelaku usaha harus...

Pendaftaran BPUM atau BLT UMKM, Ini Caranya via Online

Pendaftaran BPUM atau BLT UMKM diperpanjang. Sehingga tak menutup kemungkinan para pelaku UMKM yang belum terdaftar bisa ikut bergabung dalam program uang...