Sabtu, 11 Juli 2020
Sabtu, 11 Juli 2020
 
 

Polisi Bongkar Bisnis Malam di Tasikmalaya

Berita Tasikmalaya, galuh.id – Kepolisian dari Polres Tasikmalaya berhasil membongkar praktek bisnis malam yang terjadi di sebuah rumah kos di kawasan Padakembang, Tasikmalaya.

Terbongkarnya praktek bisnis malam tersebut diawali dari laporan warga yang mengaku resah dengan adanya praktek bisnis ini.

“Awalnya kami menerima laporan dari warga, kemudian kami tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan,” ujar Kapolres Tasikmalaya AKBP Hendria Lesmana, saat rilis di Mapolres Tasikmalaya, Kamis (05/2/2020).

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya melalui unit Satreskrim kemudian mendatangi sebuah rumah kos yang berada di Kecamatan Padakembang, Tasikmalaya.

Di dalam rumah kos, petugas mendapati satu pasangan laki-laki dan perempuan ‘malam’ tengah asik ngamar.

Selain itu, petugas juga turut mengamankan seorang laki-laki bernama Agus Mulyadi (43), warga Pasar Baru, Kecamatan Singaparna.

“Agus diduga bertindak sebagai mucikari yang menyediakan jasa PSK,” tuturnya.

Agus memasang tarif jasa PSK Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu dalam sekali kencan.

Berdasarkan pengakuan pelaku, dirinya mendapat bagian Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu dari jasa PSK yang disediakannya per sekali kencan.

Gunakan Aplikasi Michat

Adapun modus yang digunakan pelaku dalam praktek bisnis malam yang dijalankannya, yakni dengan memanfaatkan fitur percakapan di media sosial melalui aplikasi chating online Michat.

Satu orang PSK yang diamankan diketahui berprofesi sebagai wanita penghibur. Dia menggunakan aplikasi Michat sebagai sarana untuk menjajakan diri.

“Setelah mendapatkan pria hidung belang, PSK tersebut kemudian menyuruh lelaki hidung belang itu berkomunikasi dengan pelaku mucikari (Agus) untuk bertransaksi,” paparnya.

Agus, lanjut Hendria, berperan sebagai mucikari yang melakukan transaksi harga dengan pria hidung belang. Dia juga menyediakan tempat praktek asusila tersebut.

Pelaku mengaku sudah menjajakan 50 perempuan berusia 30 hingga 41 tahun kepada pria hidung belang.

Dalam sehari, dia bisa menjajakan 2 hingga 4 orang perempuan pekerja seks komersil dan meraup untung Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu per hari.

“Kebanyakan pelanggannya dari kalangan Mahasiswa hingga karyawan,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 296 jo 506 KUHP tentang kejahatan terhadap keasusilaan dan memfasilitasi tempat sehingga terjadi perbuatan asusila.

“Ancaman hukuman satu tahun empat bulan penjara,” pungkas Hendria. (GaluhID/Evi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Klub Trail di Tasikmalaya Adakan Latihan Bersama Adventure

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Klub trail di Tasikmalaya menyelenggarakan Latihan Bersama (Latber) adventure dalam rangka menghadapi gelaran adventure resmi Oktober 2020 mendatang.

Pungli di Jalan, 39 Preman di Tasikmalaya Dibekuk Polisi

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Sebanyak 39 orang preman di Tasikmalaya dibekuk polisi karena dianggap meresahkan warga. Para preman ini diduga kerap meminta...

Cucu di Tasikmalaya Cekik Nenek Kandungnya Hingga Meninggal

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Seorang cucu di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, tega mencekik mati nenek kandungnya sendiri pada 21 September 2019 lalu.

Temukan Kami

49,381FansSuka
186PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Lainnya

Masa Jabatan Kades di Ciamis Habis, Pjs Kades Cibadak Banjarsari Dilantik

Banjarsari, galuh.id - Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dilantik pada Selasa (11/9/2019).

Hari Bersih-bersih Sedunia, Warga Ciamis Bersihkan Sungai Cileueur dari Sampah

Ciamis, Galuh ID - World Clean Up Day atau hari bersih-bersih sedunia diperingati warga Ciamis dengan membersihkan sungai Cileueur Maleber pada Sabtu siang (15/09/2018)....

Ini Nama Kepanitiaan Piala Dunia U-20 2021

Berita Olahraga, galuh.id - Nama Kepanitiaan Piala Dunia U-20 2021 telah disepakati. Pemerintah dan PSSI mengusung nama Indonesia Football FIFA World Cup...

Atasi Kekeringan di Ciamis, Anggota DPRD Usulkan Perluas Lahan Konservasi Gunung Syawal

Ciamis, galuh.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dede Herli mengatakan, untuk mengatasi kekeringan...

Warga Perum PIP Ciamis Meninggal Karena DBD, Pemdes Tak Ada Dana untuk Fogging

Ciamis, galuh.id - Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah di Perum Pondok Indah Parahiyangan, lingkungan Citutut, RT 07 RW 17, Desa Dewasari, Kecamatan...