Polres Ciamis Selidiki Tewasnya 11 Siswa MTs Saat Susur Sungai

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

“Ada susur sungai menyeberang dari Barat ke Timur. Mereka menyeberang bersama,” ujar Kapolres Ciamis, AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi.

Ia juga membenarkan ada 150 siswa dan beberapa orang pembina yang melaksanakan kegiatan susur sungai tersebut.

Hasil pemeriksaan polisi, bagian sungai yang awalnya diseberangi oleh siswa memiliki kedalaman kurang lebih 70 sentimeter.

Namun tak jauh dari posisi mereka menyeberang terdapat leuwi dengan kedalaman sekitar 200 sentimeter.

- Advertisement -

Wahyu menjelaskan, kecelakaan itu terjadi setelah ada siswa yang terpeleset kemudian terdorong ke arah leuwi.

Karena mereka menyeberang sambil berpegangan tangan, sontak semua langsung goyah. Sehingga 13 orang terseret ke leuwi.

Kata Wahyu, anak-anak menyeberang dari Barat ke Timur setelah mengambil sampah.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Pemkab Ciamis Kembali Menang, PTTUN Jakarta Perkuat Keputusan Bupati Soal Kades Cicapar

Pemerintah Kabupaten Ciamis memenangkan sengketa pemberhentian Kepala Desa Cicapar di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta, menguatkan putusan PTUN Bandung yang menolak gugatan mantan kepala desa, Imat Ruhimat. Kasus ini menunjukkan kepatuhan pada peraturan, dan diharapkan menjadi pelajaran bagi kepala desa dalam menjalankan tugas mereka.

Artikel Terkait