oleh

PSBB Ciamis, Ini Strategi Pedagang Baso Ikan di Ciamis

 
 

Berita Ciamis, galuh.id – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ciamis membuat pedagang baso ikan mengeluarkan strategi berdagangnya agar tetap ada pemasukan meskipun menurun.

Seperti  yang dilakukan oleh pedagang baso ikan yang penghasilannya menurun akibat pandemi virus Corona, ditambah lagi dengan diberlakukannya PSBB.

Adalah Arif Rahman Hakim pedagang keliling baso ikan yang melakukan strategi agar tidak kehilangan pemasukannya dan bisa tetap menghidupi keluarganya.

“Untuk pemasukan jelas menurun, apalagi jika tidak menggunakan strategi saat berjualan saya akan sedikit pemasukannya,” jelas Arif saat sedang mangkal.

Diberlakukannya PSBB di Ciamis mengakibatkan pertokoan tutup lebih awal, dan berbagai kegiatan serba dibatasi, termasuk sarana umum.

Sepi Pembeli

Namun meski diberlakukannya pembatasan, Arif tetap berjualan keliling seperti biasanya meskipun terjadi penurunan pemasukan karena sepinya pembeli.

Arif setiap harinya berdagang keliling dengan menggunakan roda dengan jalur RS Permata Bunda, Jalan KH Ahmad Dahlan, Alun-Alun Ciamis.

Selain berjualan keliling, Arif mencari tempat mangkal yang biasa digunakan oleh rekannya namun dirinya terlebih dahulu meminta ijin pada rekannya.

“Ya terpaksa saya menggunakan tempat rekan saya yang mangkal, jadi sedikit membantu penghasilan saya,” jelas pedagang yang asli Majalengka.

Arif mengetahui rekannya pulang ke tempat asalnya sehingga peluang bagi dirinya untuk sementara menggunakan tempat tersebut.

“Saya ijin dulu dan Alhamdulillah mengijinkan, karena rekan saya sedang pulang ke tempat asalnya, jadi saya sementara menggunakan tempatnya,” jelasnya.

Jika hari biasa Arif berhasil menjual sebanyak 100 butir saat kondisi seperti ini hanya bisa menjual 40 butir baso ikan.

Itu pun sudah dibantu dengan menggunakan tempat mangkal rekannya yang sedang pulang ke tempat asalnya, sehingga membantu pemasukan.

Pedagang baso ikan berlabel Bakso Najwa ini menurut Arif memiliki rasa yang gurih, dan juga tanpa duri seperti yang lainnya.

Pedagang yang tinggal beserta istrinya di Pasir Datar Margajaya ini keliling dari mulai pukul 15.00 sampai dengan pukul 24.00.

“Harapannya kondisi kembali normal seperti biasa, agar pemasukan saya kembali normal seperti biasa,” harap Arif. (GaluhID/Ardiansyah)

Loading...
loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA