Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020
 
 

Rapid Test Massal di Ciamis, 12 Orang Reaktif Covid-19

Berita Ciamis, galuh.id – Pemkab Ciamis telah menggelar rapid test (RDT) massal di beberapa pusat keramaian, Jumat (22/5/2020. Hasilnya, dari 194 orang yang dilakukan rapid test, ada 12 orang yang reaktif Covid-19.

“Telah dilakukan rapid test massal di pusat keramaian. Di Pamarican, Banjarsari dan Rancah. Dari 194 orang yang dilakukan tes, hasilnya 12 orang reaktif,” kata Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, Sabtu (23/5/2020).

Dua belas orang yang teridentifikasi reaktif Covid-19 tersebut diantaranya migran, pedagang pasar, karyawan toserba, dan orang yang setiap hari berinteraksi di wilayah pasar.

Di Kecamatan Pamarican, 72 test RDT dilakukan ke pengunjung pasar, pedagang pasar, karyawan toserba dan pengunjung tempat umum. Hasilnya, ditemukan reaktif Covid-19 sebanyak 6 orang.

Di area Banjarsari, sebanyak 76 rapid test dilakukan ke pengunjung pasar, pedagang pasar, pengunjung dan karyawan toserba. Hasilnya, terdapat 5 orang yang reaktif Covid19.

Data tersebut sudah termasuk 1 orang karyawati toserba Padjadjaran warga Banjarsari yang teridentifikasi oleh tim tracking Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar.

Sedangkan di Kecamatan Rancah, dari 46 orang yang diperiksa lewat rapid test, didapatkan hasil 1 orang reaktif Covid-19.

Kemudian pada hari yang sama, di Ciamis juga ditemukan 2 orang yang reaktif rapid Covid-19 dari hasil tracing Kota Banjar.

“Dua orang itu warga Ciamis. Keduanya telah dilakukan test RDT oleh petugas kesehatan Kota Banjar. Hasilnya menunjukan reaktif Covid-19,” kata Herdiat.

Herdiat mengungkapkan, hingga hari Sabtu (23/5/2020) ditemukan 39 orang teridentifikasi rapid Covid-19 reaktif. Sementara 6 orang sudah terkonfirmasi PCR positif.

Untuk angka kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Ciamis sebesar 50%. Sedangkan angka kematian akibat Covid-19 nol persen.

Angka Migrasi Meningkat

Namun, Herdiat khawatir melihat data migrasi di Kabupaten Ciamis yang setiap harinya terus meningkat, serta disiplin masyarakat yang rendah.

Hal ini menurutnya, dapat menimbulkan permasalahan yang cukup besar pada beberapa hari ke depan.

Untuk itu, Bupati Ciamis menyampaikan terima kasih kepada para perantau warga Ciamis yang telah menahan diri untuk tidak pulang ke Ciamis.

Apresisasi juga disampaikan Bupati Ciamis kepada para pemudik yang telah patuh untuk menjalankan karantina mandiri.

“Untuk kedisiplinannya ditingkatkan lagi. Hindari kerumunan dan tetap melaksanakan protokol-protokol kesehatan,” jelas Herdiat.

Selain itu, Herdiat pun mengapresiasi kinerja semua tim gugus tugas, para tenaga medis, dan para relawan yang tetap melaksanakan tugas dengan baik tanpa banyak mengeluh. (GaluhID/Evi)

Loading...

Artikel Terkait

Pemkab Ciamis Menata Pelembagaan dan SOTK Perangkat Daerah

Berita Ciamis, galuh.id - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Ciamis menggelar kegiatan penataan pelembagaan dan Struktur Organisasi dan Tata Kerja atau SOTK Perangkat Daerah...

6 Desa Berprestasi di Ciamis Dapat Bantuan Mobil Maskara

Berita Ciamis, galuh.id - Sebanyak 6 desa berprestasi kategori mandiri di Ciamis mendapat bantuan kendaraan Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) dari Gubernur...

Lewat Adu Panggal, Pemuda Ciamis Kenalkan Potensi Wisata di Desa Kalijaya

Berita Ciamis, galuh.id - Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Satria Panyawangan, Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mempunyai cara unik dalam...

Temukan Kami

48,723FansSuka
189PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Pemkab Ciamis Menata Pelembagaan dan SOTK Perangkat Daerah

Berita Ciamis, galuh.id - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Ciamis menggelar kegiatan penataan pelembagaan dan Struktur Organisasi dan Tata Kerja atau SOTK Perangkat Daerah...

Liga 1 dan Liga 2 Ditunda Sampai November 2020

Berita Olahraga, galuh.id - PSSI telah mengumumkan kalau kompetisi Liga 1 dan Liga 2 ditunda hingga bulan November 2020. Hal ini dikarenakan...

Update Level Kewaspadaan Covid-19, 5 Daerah di Jabar Masuk Zona Merah

Berita Jabar, galuh.id – Sebanyak 5 daerah di Jabar masuk zona merah. Hal itu disampaikan Gubernur Jabar sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan...

Tanaman Janda Bolong Termahal, Bagaimana Cara Merawatnya?

Tanaman Janda Bolong termahal ini sedang dibicarakan oleh banyak orang. Pada media sosial, sejumlah netizen tak henti membagikan foto Janda Bolong melalui...

Kepesertaan Prakerja Dicabut, Masih Bolehkah Daftar?

Jika kepesertaan Prakerja dicabut, masih bolehkah mendaftar lagi? Ini menjadi pertanyaan banyak orang. Apalagi Manajemen Kartu Prakerja menyatakan gelombang...