Respon GMNI Soal Defisit APBD Kota Banjar Tahun 2023

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Banjar, galuh.id – Respon GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) terkait defisit APBD Kota Banjar Jawa Barat sebesar Rp.48 miliar pada tahun 2023 ini.

Defisit pada APBD Kota Banjar yang mencapai Rp.48 miliar tersebut telah menjadi perbincangan berbagai kalangan.

Ketua GMNI Kota Banjar, Kresty Amelania Putri mengatakan, eksekutif dan legislatif menjadi sosok utama yang dipersalahkan dan dipertanyakan kinerjanya.

Kata Kresty, kondisi keuangan daerah yang tidak sehat ini jelas batu sandungan bagi akselerasi pembangunan di tengah fiskal daerah yang terbatas.

- Advertisement -

Sokongan dana bersumber dari APBD itu sangat besar, namun dapat berbalik menjadi beban pada penyelenggaraan APBD 2024 dan pemerintah kedepannya.

Apabila tidak siap dengan berbagai skema, penerimaan daerah harus menyadari sekarang agar bisa berdampak Multiplier Effect (Efek Berganda).

Baik melalui program-program yang benar-benar dapat berkesinambungan dan puncaknya terasa manfaatnya oleh masyarakat Kota Banjar.

“Bukan hanya sebatas jargon secara berbusa-busa di mimbar-mimbar politik maupun di berbagai acara seremonial pemerintahan dan ruang-ruang publik,” ucapnya, Minggu (13/8/2023).

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Imbas Surat Edaran Pusat, Program MBG Ciamis Dihentikan Sementara 18 Hari ke Depan

Program Makan Bergizi (MBG) di Ciamis dihentikan sementara selama libur sekolah, berlaku bagi anak sekolah dan penerima kategori B3. Kebijakan ini sesuai dengan Surat Edaran Badan Gizi Nasional. Penghentian berlangsung 18 hari, dimulai 22 Juni 2026, dengan sosialisasi yang baik agar masyarakat memahami situasi ini.

Artikel Terkait